Dewan Sarankan Pemkab Ambil Sikap Seluruh Pabrik di Sukabumi Lockdown

Senin, 16 Maret 2020 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi Nasional yang sudah bersikap melakukan upaya kegiatan kerumunan dan aktivitas lainnya. Ketua Komisi IV Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi dan Imigrasi Sukabumi melakukan rapat koordinasi dan menutup sementara kegiatan buruh atau pabrik di Sukabumi atau Lockdown.

“Kami meminta Lockdown seluruh pabrik di Sukabumi, hal ini demi mencegah penyebaran virus corona yang merisaukan saat ini,” ungkap Hera Iskandar, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Hera, jika melihat kronologis masalah corona ini, rata-rata korban merupakan usia yang cukup tua antara 25-60 tahun, karena kaitan saluran pernapasan, jika melihat aktivitas pabrik mayoritas rentan dalam segi usia, ditambah kegiatan kerja seperti kain, bahan dan yang lainnya merupakan ekspor atau dari luar.

“Yang banyak kerumunan ini pabrik, mencapai ribuan orang dan rentan penyebaran, berbeda dengan sekolah hanya ratusan, ini harus disikapi,” tegasnya.

Saat ditanya bagaimana kerugian pabrik saat tidak produksi, perusahaan harus melihat resiko wabah itu sendiri, jika mereka alasan tidak bisa membayar karyawan. Tapi bagaimana resiko penyebaran kepada karyawan dan buruh soal nyawa dan kesehatan.

“Ada yang lebih prioritas, ini kaitan kesehatan dan kematian orang. Bahkan di pabrik ada orang asing juga yang harus diawasi, sekali lagi kam mibta Lockdown dengan waktu yang belum ditentukan,” katanya.

Ia meminta, pemerintah harus cepat bersikap untuk mengambil langkap Lockdown seluruh pabrik ini.

“Ini pusat sudah melakukan kebijakan yang penting. Sehingga Pemkab Sukbumi bersikap untuk kesehatan warganya,” pungkasnya.

Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru