JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, menargetkan kenaikan Indeks Desa Membangun (IDM) pada 2023, untuk mendongkrak peringkat sepuluh besar di Jawa Barat.
“Saat ini, posisi Kabupaten Sukabumi, di Jabar 2022 berada di peringkat ke-15. Sedangkan di tingkat nasional ke-110. Dengan peringkat tersebut, tahun depan bisa masuk di 10 besar tingkat provinsi,” kata Kadis DPMD, Gun Gun Gunardi, Sabtu (15/10/2022).
Berdasarkan laporan terakhir ujarnya, Kabupaten Sukabumi tetap bertengger di peringkat ke-15. Bahkan ranking ini masih di atas kabupaten lain di tingkat provinsi. Oleh karenanya dia mengapresiasi dukungan semua pihak terhadap peningkatan IDM.
“Capaian ini tidak lepas keterlibatan dan peran stakeholder yang melakukan pendampingan di desa. Diharapkan IDM kita terus meningkat kedepannya, sehingga rangking secara nasional juga,” terangnya.
Meskipun, ranking IDM secara provinsi bukan menjadi target peningkatan. Tapi, diharapkan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa terus membaik. Sebab IDM menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“IDM ini ukurannya status kemajuan Desa dihitung secara komposit di Provinsi Jabar, dan level pertama berdasarkan Kepmendes Nomor 81 Tahun 2022,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekda Kabupaten Sukabumi, mengapresiasi inisiatif Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Diseminasi Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).
Hal itu disampaikan Ade, saat membuka acara Diseminasi Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) bagi Para Camat dan Perwakilan Kades di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM, Jum’at (14/10) Kemarin.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












