JURNALSUKABUMI.COM – Soal merebaknya virus corona atau covid-19, Ketua DPC Federasi Kehutanan Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F-Hukatan KSBSI), Kabupaten Sukabumi, Nendar Supriatna, angkat bicara.
“Kaitan isu virus corona, saya kira terlalu jauh apabila ada pihak yang menyarankan untuk pabrik – pabrik diliburkan dan tidak begitu setuju jika seluruh buruh diliburkan. Itu bisa berisiko melumpuhkan ekonomi. Siapa yang memikirkan upahnya?” kata Nendar kepada jurnalsukabumi.com, melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (15/3/2020).
Karena, sambung Nendar, apapun ceritanya akan menimbulkan gejolak di kalangan buruh. Jadi ada salah satu cara dalam menyikapi persoalan tersebut. Salah satunya, dengan cara pabrik – pabrik membuat sebuah sistem pencegahan dengan memberikan fasilitas masker.
“Pemeriksaan suhu kepada semua orang saat masuk ke area pabrik, penyediaan pencuci tangan , serta cara – cara lainnya sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan.” bebernya.
Masih kata Nendar, Setelah itu dilakukan monitoring oleh pihak pemerintah dengan memastikan ke pabrik – pabrik bahwa sistem tersebut berjalan. “Pak Bupati sebagai ketua LKS Tripartit mengundang para anggotanya, baik dari unsur buruh, maupun pengusaha, dan libatkan juga Dinkes. Pinta pandangan para anggota LKS Tripartit dalam menyikapi persoalan ini.” pungkasnya.
Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Jon Digos












