JURNALSUKABUMI.COM – Jenazah Deden Dudih Iskandar (43) seorang aparatur sipil negara yang bertugas di Sekertariat Daerah Kabupaten Sukabumi sempat ditangani di RSUD Palabuhanratu. Jenazah kemudian dibawa ke Bandung untuk dimakamkan.
Almarhum akan dimakamkan di Banjaran, Kabupaten Bandung menggunakan mobil ambulans RSUD Palabuhanratu. Pihak rumah sakit melakukan pemulasaraan sebelum jenazah siap diserahkan kepada keluarga.
“Setelah ditemukan oleh petugas gabungan, jenazah tersebut sempat dimandikan terlebih dahulu oleh petugas yang bekerja. Kemudian dibawa pihak keluarga ke rumah duka,” ujar Humas RSUD Palabuhanratu, Billy, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (12/9/2022).
Sementara itu, Asisten Daerah Setda Kabupaten Sukabumi, Ardiana Trisnawiana, mengungkapkan sosok Deden Dudih Iskandar selama bekerja. Ia merupakan figur yang baik bahkan terbilang humble terhadap rekan kerjanya.
“Di Setda beliau merupakan orang yang baik, orang yang pandai bergaul, selalu membantu rekan-rekan kerjanya. Jadi, kami merasa kehilangan atas musibah ini,” ucap Ardiana
Selain figur yang baik, lanjut ia, korban merupakan pegawai negeri sipil yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun di sekertariat daerah.
“Yang bersangkutan sudah lama di sini, di atas 10 tahunan melaksanakan tugas itu dan beliau merupakan PNS,” tuturnya.
Dengan adanya kejadian ini, ia bakal membantu pihak keluarganya agar dapat tunjangan dari pemerintah. Selain itu ia bakal mengupayakan agar anak-anak almarhum mendapatkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Yang pertama kita akan urus hak-hak keluarga, seperti ada uang duka, lalu juga hak pensiun bagi istrinya. Kemudian nanti kita akan coba (beasiswa anaknya, red) karena dari DPK Korpri selalu ada program beasiswa bagi anak-anak,” terangnya.
Atas kejadian ini, ia berharap keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. “Semoga almarhum diampuni segala dosa oleh Allah SWT, yang kedua almarhum ada dalam kebaikan dan diberikan anugrah yang terbaik di sisi Allah SWT,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












