Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/7/2026) pukul 15.11 WIB. Getaran dirasakan di sejumlah kecamatan hingga wilayah Kota Sukabumi, namun hingga satu jam setelah kejadian belum ada laporan kerusakan maupun korban.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pemantauan melalui jaringan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) yang tersebar di seluruh wilayah.

Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Entis Daeng Sutisna, mengatakan berdasarkan hasil monitoring sementara, kondisi di lapangan masih aman dan terkendali.

“Berdasarkan hasil pantauan melalui grup P2BK se-Kabupaten Sukabumi hingga pukul 16.10 WIB, belum ada laporan dampak akibat gempa. Situasi masih aman dan kondusif,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima BPBD, gempa terjadi pada pukul 15.11.09 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 79 kilometer barat daya Sukabumi, pada kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di sejumlah wilayah seperti Cidolog, Simpenan, Cisaat, Nagrak, Kelapanunggal, Kota Sukabumi hingga Cikotok. Sementara wilayah Bayah, Panggarangan, Cimahi, Banjaran dan Lembang merasakan getaran dengan intensitas II-III MMI.

Meski belum ditemukan dampak signifikan, BPBD tetap mengaktifkan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya laporan yang masuk dari masyarakat.

“Kami terus melakukan pendataan bersama petugas di lapangan. Apabila terdapat dampak, informasi akan segera kami sampaikan secara berkala,” kata Daeng.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi dilaporkan tetap berjalan normal dan belum terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Berita Terbaru