Imbas Kenaikan BBM, Biaya Operasional Nelayan dan Penjualan Ikan di Palabuhanratu Naik

Sabtu, 10 September 2022 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah berdampak pada kenaikan biaya operasional para nelayan saat melaut.

Sepertinya halnya dirasakan nelayan yang berada di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Tidak sedikit masyarakat terpaksa beroperasi walaupun kondisi harga BBM naik.

“Saat Ini hasil pantauan dengan adanya kenaikan BBM, berdampak bagi operasional melaut lebih tinggi,” ujar David Ibrahim kepala TPI Palabuhanratu, Sabtu (10/9/2022).

Selain kenaikan biaya operasional selama melaut, hal itu mempengaruhi terhadap harga penjualan ikan di pelabuhan perikanan nusantara Palabuhanratu (PPNP).

“Informasi satu jenis ikan harganya naik, itu jenis ikan tuna. kenaikan ikan tuna di angka 2 ribu rupiah perkilo,” terangnya.

Namun, kenaikan itu belum dibarengi jenis ikan lainnya. Seluruhnya masih terbilang stabil belum ada kenaikan signifikan tetap seperti harga sebelumya.

“Jenis lain belum naik karena memang tangkapannya belum ada jenis itu, tapi kalau tongkol, lisong dan lainnya masih standar,” tuturnya.

Tetapi ke depannya, kata David, penjualan ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Palabuhanratu bisa saja naik karena menyesuaikan biaya operasional.

“Sepertinya ke depan dengan kondisi BBM naik, itu bisa saja mengalami kenaikan harga ikan, karena masih beberapa hari jadi dampaknya belum terlalu kerasa tapi ada pengaruh ke harga,” paparnya.

Menurut ia, selama 20 sampai 25 hari melaut, nelayan membutuhkan sedikitnya 450 hingga 500 liter. Walaupun ada kenaikan ia berharap hasil tangkapan ikan melimpah.

“Mereka berharap hasil tangkapan yang melimpah, ada kesesuaian harga penjualan, dengan beban operasional mereka yang menjadi tinggi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana
Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:41 WIB

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day

Selasa, 28 April 2026 - 12:58 WIB

Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777