Usai Ditegur Inspektorat, Proyek Jalan Gudang Dikebut, Progres Capai 51 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 00:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Proyek perbaikan Jalan Gudang, Kota Sukabumi, kini dikebut setelah mendapat teguran dari inspektorat. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 51 persen. Meski dipercepat, kualitas pekerjaan tetap diklaim menjadi prioritas utama.

Pelaksana Lapangan CV Rangga Buana, Ade Nenda, mengatakan percepatan dilakukan untuk mengejar target sekaligus merespons evaluasi dari inspektorat.

“Saat ini progres sudah 51 persen. Pengerjaan kami percepat, namun kualitas tetap jadi yang utama,” ujar Ade kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (28/4).

Ia menjelaskan, pengerjaan difokuskan secara bertahap per lajur untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Lajur kiri telah selesai dilakukan pengecoran dan kini memasuki masa pengerasan sebelum dapat digunakan kembali.

“Lajur kiri sudah dicor dan bisa digunakan setelah sekitar 10 hari. Setelah itu baru dilanjutkan ke lajur berikutnya,” jelasnya.

Menurutnya, percepatan juga dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan, terlebih di sekitar lokasi terdapat fasilitas vital seperti rumah sakit.

“Selain karena evaluasi, percepatan ini juga untuk menghindari kemacetan. Apalagi di sisi jalan ada rumah sakit, jadi kami dahulukan,” katanya.

Ade menambahkan, pekerjaan tetap mengacu pada spesifikasi teknis. Lapisan lean concrete (LC) setebal 10 sentimeter dan beton K-300 setebal 30 sentimeter, dengan total kedalaman pengecoran mencapai 40 sentimeter.

“Kami pastikan seluruh spesifikasi sudah sesuai aturan,” tegasnya.

Pihak pelaksana berharap, setelah perbaikan rampung, kondisi jalan tidak lagi bergelombang dan masyarakat dapat melintas dengan lebih nyaman tanpa keluhan.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB