Pencurian Pasir Besi Tegalbuleud, Perumda ATE Cek Lokasi dan Clearkan Masalah

Senin, 22 Agustus 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) Kabupaten Sukabumi, Eneng Dewi Komalasari secara tegas mengambil sikap persoalan laporan tentang pencurian pasir besi di lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi PT. Sumber Suryadaya Prima (S2P) di Kecamatan Tegalbuleud.

“Alhamdulilah, sudah clear permasalahannya. Itu hanya ketidaktahuan masyarakat yang mengatasnamakan LSM Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) saja. Setelah kami jelaskan, ternyata mereka paham dan tidak akan mengulanginya lagi,” ujar Eneng kepada jurnalsukabumi.com, Senin (22/08/2022).

Sebelumnya, kata dia, saat laporan pencurian pasir besi di IUP OP S2P ini diterima Sabtu 20 Agustus 2022, orang nomor satu di Perumda ATE Kabupaten Sukabumi ini langsung berkoordinasi bersama Camat Tegalbuleud dan meminta bantuan untuk menghentikan kegiatan pencurian tersebut.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) Kabupaten Sukabumi, Eneng Dewi Komalasari saat cek lokasi di Kecamatan Tegalbuleud.

“Pada hari Minggu, kami didampingi langsung dengan perusahaan S2P yang ada di Sukabumi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalbuleud langsung ke lokasi dan laporan tersebut pun betul adanya,” jelasnya.

Lanjut Eneng, di TKP memang terlihat penumpukan tambang yang sudah rusak karena adanya pencurian dan meminta keterangan langsung ke Ketua LSM RGPI, Yayan. Menurut pengakuannya hal ini dilakukan masyarakat karena menganggap pasir tersebut tidak jelas kepemilikannya.

Selepas itu, kata dia, Perumda ATE melanjutkan pembahasan di Kantor Kecamatan Tegalbuleud dan dihadiri Kapolsek, perwakilan dari S2P, Babinsa, Sekdes Tegalbuleud dan beberapa perwakilan masyarakat yang dipimpin oleh Kasi Trantib Kecamatan. Termasuk, menjelaskan posisi hukum atas pasir yang berada di lokasi IUP Op S2P oleh Endang Habib selaku Perwakilan S2P Sukabumi.

“Intinya, posisi tambang tersebut masih milik S2P dan kami Perumda ATE Kabupaten Sukabumi membiayai atas kegiatan produksi pasir yang saat itu dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau kemitraan. Jadi, gak bisa diambil begitu saja tanpa seizin kami,” tegasnya.

Atas kejadian itu, Eneng mengaku, sangat menyayangkan dan meminta agar tidak terulang kembali. Alangkah baiknya, jika siapapun yang berminat atas pasir dan hasil tambang di lokasi itu, bisa langsung koordinasi dengan Perumda ATE sendiri.

“Kami meminta untuk berpikir sebelum melakukan kegiatan yang melawan hukum. Karena akan berdampak pada kerugian pribadi masing-masing. Dan bila ada yang berminat tingga datang ke kantor kami,” imbuhnya.

Masih dalam pertemuan itu, Ketua LSM RGPI, Yayan memohon maaf kepada S2P dan Perumda ATE atas kejadian tersebut dan berjanji untuk tidak mengulangi dan mendukung kegiatan perumda ATE di Tegalbuleud.

“Jadi kenapa dibilang sudah selesai, karena masyarakat khususnya dari LSM RGPI ini sudah meminta maaf dan diperkuat melalui surat pernyataannya dan disaksikan Forkopimcam Tegalbuleud,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan
Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terbaru