JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, berikan simbolis penghargaan pada gelaran Baznas Award 2022 Kabupaten Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada Senin (8/8/2022).
Pada momen tersebut Marwan menyampaikan, Baznas masih terus bisa memberikan kontribusi dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Terutama bagaimana dalam menyikapi keberadaan masyarakat yang memerlukan percepatan bantuan.
“Karena kalau lewat pemerintah akan ada mekanisme aturan keuangan yang memerlukan proses cukup panjang. Sedangkan kalau lewat Baznas asal lokus dan penerimanya jelas, bisa dipertanggungjawabkan, bisa selesai dengan asnaf tapi ya,” kata Marwan.
Menurutnya, capaian Baznas sudah bagus dalam hasil audit yang masuk kategori wajar tanpa pengecualian. Dengan demikian, masyarakat yang menitipkan dananya untuk zakat, infaq, dan shodaqoh, tidak perlu khawatir.
Seharusnya kalau masyarakat sudah teredukasi, terkondisikan secara pribadi, tidak usah ada instruksi bupati atau Perbup.
Kendati demikian, Marwan menilai pencapaian itu belum cukup, karena mayoritas himpunan dana dalam Baznas berasal dari kalangan ASN, bukan dari masyarakat secara umum.
“Saya sebenarnya belum sepenuhnya bangga dengan capaian ini, karena mayoritas masih dari ASN. Kalau peningkatan lebih besar di masyarakat, seperti bisa sampai 60 persen dari masyarakat, dan ASN 10%. Itulah barangkali dianggap keberhasilan mengajak umat,” tutur Marwan.
Menurut dia, capaian itu bukan belum terlaksana. Tetapi masih ada tercecer himpunan zakat dari kelompok-kelompok masyarakat, misalnya himpunan zakat yang ada di pesantren.
“Zakat ke gurunya itu tidak tercatat. Tapi kalau nanti mereka bisa sama-sama berpikir bahwa semua zakat itu dilaksanakan lewat Baz, dan programnya bisa mereka cermati bersama. Insya Allah, yang paling penting adalah itu,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma, menuturkan pada momen tersebut pihaknya dapat mengapresiasi kepada pihak-pihak maupun perorangan yang turut berkontribusi dalam kelancaran program Baznas di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kita juga bisa menyerahkan bantuan mobil ambulance untuk Rumah Sakit Palabuhanratu dan Rumah Sakit Sekarwangi. Mudah-mudahan untuk tahun berikutnya kita bisa membantu untuk rumah sakit yang lain di Kabupaten Sukabumi,” kata Unang.
Unang berujar, pihaknya mendorong agar bagaimana zakat, infaq, dan shodaqoh ini ketika dikelola secara berdaya. Mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Kalau dua tahun yang lalu masih didominasi oleh ASN, meskipun sama tahun ini juga dari ASN. Dari masyarakat baru hanya 5 persen, pada dua tahun lalu. Sedangkan untuk tahun ini dari masyarakat itu mencapai angka 15 persen. Jadi sudah ada peningkatan dari 5 persen ke 15 persen, ini juga harus diberikan apresiasi buat masyarakat,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












