JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan warga Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mengalami keracunan massal setelah menghadiri acara syukuran kepulangan jamaah haji di wilayahnya. Keracunan tersebut diketahui setelah sehari menghadiri acara tersebut, Jumat (29/7/2022).
Informasinya, kejadian intoksikasi tersebut bermula ketika ratusan orang mendatangi syukuran Pasutri pada Kamis (29/7) sore di Kampung Ciceuri RT.12 /03, Desa Purwasedar.
Pasca hadiran itu warga dibekali bingkisan berupa nasi kotak yang berisi nasi, ayam goreng serundeng dan mie goreng. Setelah itu puluhan warga yang terdiri dari tiga wilayah yakin Kampung Tangkolo, Saleman, dan Ciceuri Desa Purwasedar mengalami sakit dengan gejala sakit perut, mual, diare dan muntah muntah.
Pasca kejadian itu ratusan orang terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat untuk penanganan tim medis. Bahkan ada juga yang terpaksa dilarikan ke RSUD Jampang Kulon karena butuh penanganan intensif dari kedokteran.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Dr. Rika Mutiara, langsung bergegas menerjunkan tim untuk penanganan kejadian luar biasa itu. Untuk sementara, gejala peristiwa ini usai mengkonsumsi nasi kotak.
“Dalam hal itu alhamdulillah pihak puskesmas sangat sigap menyikapinya. Semua puskesmas sudah dilatih bagaimana caranya menangani keracunan dari mulai sample, dan lainnya,” ujar Rika saat dihubungi jurnalsukabumi.com, umat (29/07/2022).
Ia menerangkan, bila terjadinya keracunan di setiap wilayah, memang ditangani oleh pihak UPTD atau puskesmas terdekat, karena dapat meminimalisir waktu sehingga sample pun dapat sesegera mungkin dikirim ke Lab Kesda.
“Jadi semua sudah di latih jadi tidak perlu menunggu orang dinkes tetapi mereka harus sudah sigap. Mengenai keracunan tadi orang dinkes pun di sana, yakni subkor pa Yayat, dan pa Kabid,” tandasnya.
Informasi trakhir didapat, 129 orang mengalami keracunan. Saat ini yang masih dirawat di Puskesmas Ciracap 8 orang. Kemudian yang di rujuk rumah sakit 8 orang, Sisanya sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












