Golkar: Kami Tak Merasa Dikhianati, Lebih Fokus Komunikasi Safari Politik

Selasa, 3 Maret 2020 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang gembar-gembor mendukung Marwan Hamami siap bekoalisi dengan Partai Golkar, Namun berbalik arah melakukan komunikasi politik dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga membuat gerakan jargon mawar. Akhirnya Bendahara Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali angkat bicara, Budi menganggap hal tersebut wajar dan biasa saja dalam perpolitikan. Golkar akan terus melakukan safari komunikasi politik dengan partai-partai dan tidak menutup diri untuk berkoalisi dengan partai lain untuk kepentingan dan kemajuan Sukabumi yang lebih baik.

“Kami enjoy saja tak merasa dikhianati, semua masih dinamis, kami fokus komunikasi politik dengan sejumlah partai, Golkar membuka diri,” ungkap Budi Azhar, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini, Golkar tentunya akan komunikasi dengan partai lain, karena partai tersebut ada yang terbuka dan tertutup.

“Yang jelas kami Golkar masih berhitung dan membaca peta politik yang ada,” katanya.

Saat ditanya PAN dan Demokrat yang menyatakan dukungan beberapa waktu lalu, kemudian berbalik arah, Budi manganggap hal yang wajar dan biasa dalam perpolitikan, bahkan pihaknya msih berkomunikasi dengan PKS dan PAN ini. Hingga dengan partai lain.

“Perubahan politik akan terus berubah, sehingga kami anggap biasa, menunggu jadwal pendaftaran saja,” jelasnya.

Lontaran pentanyaan kepada Budi, ditanya soal ada jargon “Mawar” pada koalisi PAN-PKS. Budi menganggap dengan humor dan enjoy.

“Kan bisa saja jargon “Mawar” itu Marwan Juwara,” katanya, sembari suara tawa.

Budi menganggap, ketika mencuat adanya jagoan Golkar Marwan Hamami yang digadang-gadang dengan birokrat.

“Isu itu kan dari luar, semua partai berhitung melihat peluang besar, karena Golkar tak pernah mengeluarkan pernyataan Pak Marwan harus berpasangan dengan birokrat,” pungkasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru