Ditangani Polres Sukabumi, Pelajar Asal Cireunghas Korban Perdagangan Orang Diimingi Gaji Rp 5 Juta di Timur Tengah 

Selasa, 12 Juli 2022 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa S (15), pelajar SMP di Kecamatan Cireunghas, tengah ditangani Uni Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi. Hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui terbujuk iming-iming gaji Rp 5 juta dari pekerjaan sebagai cleaning service.

Kapolsek Cireunghas, Polres Sukabumi Kota, Ipda Hendra, mengatakan pihaknya mengetahui awal mula kejadian kasus human trafficking tersebut dari laporan masyarakat dan sejumlah anggota ormas. Mereka mendatangi Mapolsek Cireunghas pada awal Juli 2022.

“Pada saat itu kita pelajari dan semua kita tampung informasinya. Bahkan, waktu itu korbannya juga hadir karena memang sudah pulang dari luar negeri,” kata Hendra kepada Jurnalsukabumi.com pada Selasa (12/07).

Sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri, S dijanjikan bekerja sebagai cleaning service di sebuah perhotelan atau rumah sakit yang berada di Timur Tengah. Upahnya, sekitar Rp 5 juta per bulan.

Namun, karena S menggunakan visa kunjungan, dan masih berstatus pelajar, akhirnya ia dikembalikan ke Indonesia.

“Korban ini pengakuannya kepada kita sudah bekerja di timur tengah sekitar 1 bulan. Tepatnya pada Maret 2022, dan  Mei 2022 sudah kembali lagi ke Indonesia,” jelas Hendra.

Hendra mengatakan, pengurusan dokumen yang dilakukan korban untuk proses pemberangkatan kerja ke Timur Tengah dilakukan di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Terduga pelaku yang memberangkatkan korban pun merupakan warga Kecamatan Gegerbitung.

“Jadi kita juga tidak bisa menyatakan, bahwa dia itu agen atau sponsor. Karena penyelidikannya bukan dilakukan oleh kita. TKP-nya berada di wilayah Kecamatan Gegerbitung,” ujar Hendra.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tetap mengantar keluarga korban ke Mapolsek Gegerbitung, Polres Sukabumi. Setelah dipelajari oleh Polsek Gegerbitung, ternyata wilayahnya memang menjadi lokasi pemberangkatan korban.

“Selanjutnya oleh Polsek Gegerbitung di arahkan ke Unit PPA Polres Sukabumi. Dan sekarang sedang ditangani oleh Unit PPA Polres Sukabumi. Bahkan, pihak keluarga dan ormas yang mengantar juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Polsek Cireunghas. Karena, sudah melayani dan memfasilitasi untuk membuat laporan ke Polsek Gegerbitung,” ucapnya.

Lanjut dia, pihaknya tidak dapat memberikan keterangan secara luas terkait kasus ini. Ia hanya memfasilitasi pembuatan laporan ke Polsek Gegerbitung.

“Alhamdulillah di Gegerbitung juga direspon dengan baik dan langsung ditangani. Bahkan, mereka langsung di antar ke Unit PPA Polres Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru