Lima Bulan Ini, BPBD Kota Sukabumi Catat 68 Bencana dengan Kerugian Capai Rp 6,4 M

Kamis, 23 Juni 2022 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat kejadian bencana dalam lima bulan terakhir, Januari hingga Mei 2022 terdapat sebanyak 68 kejadian dengan kerugian ditaksir Rp 6,4 miliar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, bencana yang didominasi oleh banjir dan tanah longsor tersebut menyebabkan sebanyak 604 unit rumah dan 54 orang jiwa terdampak.

“Berbagai kejadian bencana ini, mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai total sekitar Rp 6.427.970.000,” kata Imran melalui keterangannya, Kamis (24/6/2022).

Lebih lajut Imran menjelaskan, kerugian terbesar akibat bencana banjir yaitu mencapai Rp 4.966.220.000, bencana longsor menyebabkan kerugian Rp 817.250.000, kebakaran pemukiman Rp 350.000.000, cuaca ekstrem Rp 201.500.000, kebakaran transportasi Rp 70.000.000, angin kencang Rp16.000.000 dan gempa bumi sebesar Rp 7.000.000.

“Sementara wilayah yang paling banyak mengalami kerugian adalah Kecamatan Baros Rp 2.581.000.000 dan Kecamatan Cibeureum Rp 2.168.220.000,” jelas Imran.

Adapun kerugian bencana yang tercatat dari setiap kecamatan diantaranya,Kecamatan Cikole menelan kerugian sebesar Rp 496.750.000, Citamiang Rp 354.000.000, Lembursitu Rp 336.000.000, Warudoyong Rp 285.000.000 dan Gunungpuyuh Rp 200.000.000.

Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, bencana terdiri dari banjir sebanyak 22 kali, tanah longsor sebanyak 20 kali, cuaca ekstrem sebanyak 11 kali, dan kebakaran pemukiman sebanyak 9 kali. Kemudian gempa bumi sebanyak 3 kali, angin topan atau beliung sebanyak 2 kali, dan kebakaran transportasi sebanyak 1 kali.

“Bencana banjir dan tanah longsor paling banyak terjadi selama kurun lima bulan terakhir,” tutur Imran.

Sementara, untuk rumah yang terdampak dari bencana ini yaitu sebanyak 604 unit, dan warga terdampak 54 orang jiwa. Selain itu, ada satu orang meninggal dunia, 2 orang luka ringan, serta 6 orang mengungsi.

“Jika melihat data yang ada, kejadian bencana paling tinggi terjadi pada Februari 2022 sebanyak 35 kali. Rinciannya banjir 22 kejadian, cuaca ekstrem 3 kali, dan longsor sebanyak 10 kejadian,” jelas dia.

Adapun kejadian tertinggi pada Januari 13 kejadian dan Mei sebanyak 11 kejadian, Maret sebanyak 5 kejadian dan April 4 kejadian. Oleh sebab itu, BPBD terus berupaya melakukan upaya pencegahan dan pengurangan resiko terjadinya bencana.

“Langkah tersebut dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan relawan dalam upaya penanganan dan pencegahan terjadinya bencana berbasis masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter
Niat Mancing, Pria Ini Dibuat Heboh Temukan Mayat Mengambang di Sungai Munjul Ciambar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Berita Terbaru