JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya Bakal Calon (Bacalon) Bupati Sukabumi Marwan Hamami akan disandingkan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, menjadi perbincangan sejumlah kalangan di Kabupaten Sukabumi.
Iyos Somantri sebagai “Big Bos” Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sukabumi dikabarkan melalui Partai Politik (Parpol), yakni melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurzaman angkat bicara.
“Kami belum menentukan Pak Iyos, karena melihat secara prosedur untuk mendampingi Pak Marwan harus daftar dulu ke partai. Saat ini Pak Iyos tidak mendaftarkan diri ke PDIP,” ungkapnya.
Menurut Paoji, pada prinsipnya prosedur partai PDIP adalah Bacalon yang mendaftarkan diri ke partai. Sehingga jika Iyos Somantri mendaftarkan diri ke PDIP tentunya menjadi pertimbangan. Meski pihaknya memiliki kader pilihan PDIP yang saat ini sudah mendaftarkan diri.
“Mekanisme partai harus dijalani. Yaitu soal pendaftaran Bacalon tersebut. Karena saat ini Pak Iyos tidak tahu mendaftar ke partai mana, bahkan ke PDIP pun belum,” jelasnya.
Sementara itu, Bendahara DPD Partai Golkar Sukabumi Budi Azhar mengatakan, soal ramai Marwan Hamami akan disandingkan dengan Iyos Somantri, merasa kaget hal tersebut, meski sejumlah kemungkinan bisa saja.
“Kami saat ini lebih fokus pada safari politik, PAN dan Demokrat sudah menyatakan dukungan kepada Pak Marwan, sehingga dalam menentukan pendamping Pak Marwan harus duduk bersama dengan partai koalisi nantinya,” katanya.
Saat ditanya soal koalisi Golkar saat ini, Budi mengaku berjalan baik dukungan tingkat daerah yakni PAN dan Demokrat. Namun Golkarpun membuka diri jika ada partai lain yang berkoalisi. Pihaknya berkomunikasi baik dengan PDIP, PKS, Gerindra atau partai lainnya.
“Kami akan terus menguatkan koalisi dan membangun koalisi. Sehingga saat menentukan pendamping Pak Marwan atas masukan dan saran partai koalisi,” jelasnya.
Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi












