Ruas Jalan Cibuntu Simpenan Sudah 3 Kali Tertutup Longsor

Sabtu, 4 Juni 2022 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ruas jalan Cibuntu tepatnya di Kampung Cipurut, RT. 24/06, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kerap dilanda longsor.

Dari data yang dihimpun, kejadia longsor yang menutupi akeses masyarakat itu sudah terjadi tiga kali. Terhitung dari bulan Februari hingga Juni 2022 ini.

Kejadi pertama terjadinya pada Rabu 2 Februari 2022, dengan lebar longsoran mencapai 6 meter dan ketinggian 30 meter.

Kejadian kedua terjadi pada Senin 21 Februari 2022, dengan ketinggian longsor mencapai 3 sampai 4 meter dengan lebar 4 meter.

Kejadian ketiga terjadi pada Jumat 3 Juni 2022 dengan ketinggian longsor mencapai 3 meter dan lebar longsoran 7 meter.

“Kemarin Jumat kembali terjadi longsor dengan kondisi material seluruhnya menutupi akses masyarakat sekitar,” ujar Dandi Sulaeman Petugas Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Simpenan, Sabtu (4/6/2022).

Tebing itu kata Dandi memang terbilang rawan longsor. Sebab, lereng yang curam dengan kondisi ketinggian 30 meter tersebut membuat struktur tanah menjadi rapuh dan lemah sehingga mudah roboh.

“Memang dari struktur tanah itu sudah telihat gundul, dari atas lereng tidak ada satupun pohon besar yang menyangga,” tuturnya.

Selain itu lanjut ia, penyebab longsor lainnya, bisa berasal dari pergerakan air. Air dapat mengubah tekanan di dalam lereng yang akan menyebabkan ketidakstabilan di dalamnya. Akibatnya, material lereng yang sarat air (tanah, batuan, dan lainnya) Akan menyerah pada gaya gravitasi.

“Selain penggundulan, akibat dilanda hujan terus menerus pun sangat berpengaruh sehingga kami meminta berhati-hati lah pada saat melintas di seputaran tebing itu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru