JURNALSUKABUMI.COM – Korban tewas di Jalan Lintas Geopark, M. Yusuf Santosa (44) staf Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, masih menyisakan duka mendalam bagi yang ditinggalkan. Mereka adalah sahabat sekaligus rekan sejawat almarhum saat masih bertugas. Almarhum meninggal bersama dua orang anaknya, Ananda (8) dan Rahman (18).
“Kami tidak menyangka, almarhum dipanggil secepat ini. Semasa hidup, beliau adalah orang baik, pekerja keras dan penuh dedikasi,” kata Kasi Perencanaan, Yana Suryana, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (1/4/22).
Kesaksian yang sama juga disampaikan Kaur Administrasi dan Tata Usaha, Asep Zaenal Arifin. Menurutnya, almarhum dikenal pribadi yang tegar dan tidak pernah mengeluh soal pekerjaan.
“Pekerja keras, punya solidaritas yang tinggi terhadap teman dan memiliki bakat seni melukis. Semua lukisan di dinding tembok desa, beliau arsiteknya. Ketika almarhum sudah tiada, kami hanya bisa memandangi hasil karyanya. Kami merasa beliau masih hidup dan berada di sini,” kata Asep.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Kutasirna, Aiptu Uding Sudirman menuturkan, almarhum adalah putra terbaik daerah staf desa yang sangat potensial. Karya-karyanya menjadi bukti bahwa selama bekerja, dia hanya mengutamakan kepentingan umum ketimbang pribadi dan keluarganya.
“Selamat jalan kawan, semoga kalian semua meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Redaktur: Usep Mulyana












