Lewat Ngakeul Pemkot Sukabumi Sampaikan SPPT PBB-P2 Tahun 2022

Selasa, 8 Maret 2022 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri kegiatan Nganjang ke Kelurahan (Ngakeul) di Kecamatan Citamiang untuk ketua RT/RW di Kelurahan Tipar, Selasa (8/3/22).

Momen ini adalah roadshow penyebaran Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan sosialisasi rasionalitas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di dua lokasi yakni Jalan utama dan juga perumahan serta kavling.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi Andang Tjahjandi, Camat Citamiang Fajar Rajasa dan Pimpinan BJB Sukabumi Nurachman Wijaya.

”Membayar pajak didasarkan pada aturan hukum dan merupakan sumber penerimaan negara yang menyumbang 82,5 persen penerimaan negara,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Dimana pajak yang dibayarkan kepada negara akan dikelola oleh pemerintah yang digunakan untuk kepentingan masyarakat seperti infrastruktur dan fasilitas umum seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Sehingga betapa pentingnya pajak yang dibayarkan untuk pembangunan salah satunya dari PBB-P2 yang sudah lama tidak mengalami penyesuaian.

Fahmi menuturkan, obyek PBB ada dua bumi dan bangunan dan subyek pajak ada empat yakni pemilik, penyewa, pengelola dan pemakai.

” Para RT RW supaya semua bersemangat membantu pembangunan daerah dengan edukasi masyarakat pentingnya membayar pajak,” ujar wali kota.

Menurut Fahmi, ada empat dasar rasionalitas kenaikan NJOP. Pertama kenaikan merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan nilai ekonomis obyek pajak. Sehingga masyarakat memperoleh keuntungan dalam peningkatan nilai ekonomis (nilai aset/obyek pajak) berdampak pada peningkatan nilai jual. Upaya pemerintah menyesuaikan nilai jual obyek dengan harga pasar.

Kedua partisipasi dan gotongroyong masyarakat dalam meningkatkan pendapatan daerah, sehingga pemda mampu meningkatkan pembangunan fasiltas dan pelayanan publik. Ketiga meningkatkan pendapatan daerah akan meningkatkan subsidi bagi masyarakat kurang mampu dalam bentuk program.

”Jadi ada 4 rasionalitas NJOP, mari sama sama edukasi warga dan memahami kenaikan setelah sekian lama tidak naik,” kata Fahmi.

Ia mencontohkan NJOP pada bumi dari Rp 64 ribu menjadi Rp 82 ribu per tahun dan selisih kenaikan antara Rp 14 ribu hingga Rp 2 ribu.

Apabila ada keberatan lanjut Fahmi, maka warga mengajukan surat keberatan ditujukan ke wali kota melalui kepala BPKPD. Diajukan dalam waktu 3 bulan sejak diterimanya SPPT PBB P2. Selain itu ada pengurangan setinggi 75 persen dengan kriteria seperti veteran dan orang berpenghasilan rendah.

Selain itu obyek pengurangan pajak 100 persen bagi warga terkena bencana seperti gempa, longsor dan banjir.
Intinya dengan edukasi pentingnya pajak akan mampu merubah wajah Kota Sukabumi.

”Kami sosialisasikan terkait NJOP akan dirasionalkan di 2022 karena sudah tidak rasional dan pendapatan daerah harus naik,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pemulihan Ciptamulya Dipercepat, Rehabilitasi Rumah Tinggal Menunggu Kesepakatan Adat
Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur
Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga
2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak
Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder
Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya
GRIB Jaya Sukabumi Turun ke Ciptamulya, Salurkan Bantuan dan Pastikan Siap Bantu Warga Terdampak
Ari Awaludin Pimpin KNPI Palabuhanratu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:42 WIB

Pemulihan Ciptamulya Dipercepat, Rehabilitasi Rumah Tinggal Menunggu Kesepakatan Adat

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 08:57 WIB

Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya

Berita Terbaru