JURNALSUKABUMI.COM -Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mendorong pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskuk) Jawa Barat untuk digitalisasi terhadap koperasi dan UKM.
Namun dengan digitalisasi tersebut Diskuk Jawa Barat harus melalui tahapan dan persiapan yang matang dengan melakukan pendataan dan pembinaan untuk koperasi dan UKM ini.
“Di masa pandemi banyak tumbuh kembang usaha kecil dan koperasi di masyarakat. Saya yakin belum masuk ke data base dinas koperasi. Sehingga harus cermat dan matang,” ungkap Lina kepada jurnalsukabumi.com, usai mengisi acara Diskusi Digitalisasi Koperasi dan UKM di Bandung, Senin (14/02/22).
Kondisi Pandemi covid-19 yang membuat para pelaku usaha harus terus mengikuti loncatan dan terobosan dalam transaksinya yang dulu tatap muka. Saat ini harus jarak jauh dengan digitalisasi baik marketing maupun transaksinya.
“Memang menjadi tuntutan para pelaku usaha ini. Tapi pihak pemerintah harus siap memberikan edukasi dan pemahaman kepada pelaku usaha ini,” jelas Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jabar Lina.
“Kami berharap digitalisasi kepada pelaku usaha ini harus sampai akar rumput. Bahkan pelaku usaha yang memang belum tersentuh dan mengerti digitalisasi ini harus sampai,” tegasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












