Kadis Pertanian Terima Penghargaan Prestisius Top 45 Inovasi Tingkat Jawa Barat

Rabu, 8 Desember 2021 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana, menerima penghargaan dalam Lomba Inovator Tingkat Jabar untuk kategori Top 45 Inovasi.

Sebuah inovasi yang diberi nama Pojok Hijau Kampung Tohaga (Pohaga) karya Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Wilayah VI Jampangkulon, Ucu Rohilah, Penghargaan prestisius di bidang inovasi pertanian itu diserahterimakan di Gedung Sate Bandung, Selasa (7/12/21).

“Inovasi ini intinya tidak membiarkan sejengkal tanah pun di pekarangan dibiarkan tanpa tanaman. Terima kasih pak bupati atas dukungannya. Saya juga ucapkan selamat untuk Bu Ucu, terus semangat berinovasi,” kata Thendy.

Sementara itu melalui sebuah tayangan, video Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengapresiasi inovasi karya Ucu Rohilah. Menurutnya, ini adalah sebuah inovasi yang sangat membantu dan dibutuhkan masyarakat, terlebih di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Melalui inovasi yang tepat, mudah, murah, dan cepat, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga berjalan lebih efektif dan efisien ,” jelasnya.

“Apresiasi yaang tinggi juga saya sampaikan kepada Koordinator BPP wilayah VI Jampangkulon yang telah berinovasi membuat Pohaga. Jadikan ini sebagai pemacu semangat untuk terus berinovasi,” kata Marwan.

Dihubungi terpisah, Koordinator BPP Wilayah VI Jampangkulon, Ucu Rohilah mengatakan, Pohaga merupakan inovasi yang menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah warga untuk menanam berbagai macam tanaman. Jenisnya mulai dari tanaman pangan, sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat.

“Sebelum penerapan Pohaga, saat musim kemarau di wilayah Jampangkulon sangat sulit untuk bercocok tanam. Alhamdulillah, sekarang sudah tidak seperti itu. Warga bercocok tanam tidak harus di lahan luas, cukup di pekarangan rumah mereka masing-masing,” terangnya.

“Program ini telah bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Hidroponik Kita dalam program Kampung Peduli Inflasi. Masyarakat akan lebih hemat karena kebutuhan pangan, sayuran, buah, hingga obat-obatan bisa dipetik di pekarangan sendiri, tambahnya.

Adapun sasaran Pohaga, lanjut dia, yaitu kelompok wanita tani (KWT) yang ada di wilayah Pajampangan. Kemudian metode yang diterapkan yaitu penyuluhan anjangsana dan pendekatan melalui hati.

“Saya dan penyuluh melakukan penyuluhan jemput bola langsung datang ke rumah warga. Penyuluhan dilakukan secara langsung secara tatap muka, sehingga lebih akrab dan warga lebih cepat mengerti,” tandasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua
Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terbaru