JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Jawa Barat Jampangkulon di Kabupaten Sukabumi, rutin menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah dua kali dalam satu bulan.
Pelaksanaan tersebut tepatnya setiap hari Kamis minggu kedua. Pesertanya terdiri dari karyawan rumah sakit dan masyarakat umum.
“Kegiatan sosial ini kami lakukan secara rutin dua pekan sekali setiap hari Kamis. Dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sukabumi,” kata direktur RSUD Jampangkulon, Rochady SH. Wibawa melalui Humas RSU Jampangkulon Lia Desty kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).
Dari kegiatan aksi kemanusiaan donor darah, RSU Jampangkulon berhasil mengumpulkan 26 labu darah. Kegiatan donor darah dari mulai sampai berakhir berjalan lancar dan tertib,.
Tujuan dari donor darah tersebut, ujar Lia, adalah untuk memenuhi permintaan pasien yang membutuhkan darah. Selain itu juga untuk menambah stok darah di RSU Jampangkulon.
“Guna menambah jumlah pendonor, kami bekerja sama dengan berbagai pihak. Kami berkeliling ke masyarakat untuk mencari para relawan donor darah. Kami akan terus berupaya agar ketersediaan darah tetap aman,” tutur Lia.
Lokasi donor darah mengambil tempat di Gedung lantai 3 Poliklinik RSUD Jampangkulon. Pada jadwal donor darah masyarakat bisa datang langsung ke tempat donor untuk menyumbangkan darahnya.
“Kami terbuka untuk menerima donor darah dari masyarakat. Selama kegiatan doroh darah, penyelenggara menjalankan protokol kesehatan,” kata dia.
Lia mengimbau masyarakat untuk bersedia menjadi pendonor karena di tengah kondisi pandemi, ketersediaan darah terus menurun. Pihak rumah sakit memahami jika jumlah pendonor di tengah Covid-19 terus menurun karena berbagai faktor.
“Kami ketuk hati masyarakat. Jika dalam kondisi sehat tidak usah sungkan dan ragu untuk mendonorkan darahnya. Karena mendonorkan darah sama dengan menyelamatkan orang dan bangsa,
Adapun dalam kegiatan tersebut diperoleh rincian data pendonor dengan jumlah 26 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang menyumbangkan darah golongan A, 11 orang golongan B, sebanyak 6 orang golongan O, dan 1 orang pendonor golongan darah AB.
Redaktur: Usep Mulyana












