JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak, tetap eksis dalam pengembangan usaha di bidang sektor keuangan. Hal ini tampak dari jumlah nasabah yang hingga saat ini masih memberikan kepercayaan penuh terhadap bank milik Pemkab. Sukabumi tersebut.
Walaupun saat ini, masih berada di tengah situasi ketidakpastian karena pandemi Covid- 19.
“Saat ini, jumlah rekening yang ada ditambah rekening pihak ketiga, sebanyak 7.528 rekening. Sedangkan dana pihak ketiga yang kami kelola lebih dari Rp23 miliar. Dimana porto polio kredit berada diangka kurang dari Rp11 miliar karena imbas dari situasi akibat Covid- 19,” kata Kepala Cabang BPR Cibadak, Wendi Nurdiandi, Kamis (25/11/21).
Dia mengatakan, hampir semua aspek usaha, khususnya usaha mikro terkena imbasnya. Apalagi bidang perbankan yang notabene bergerak di bidang mikro usaha kecil. Sektor ini paling terdampak oleh situasi pandemi saat ini. Namun demikian ujarnya, dalam kondisi yang cukup berat ini, BPR Sukabumi masih bisa bertahan.
Sebab jenis usaha yang dijalankan oleh BPR, bukan hanya sektor produktif saja, melainkan juga bergerak di sektor konsumtif. Sektor konsumtif kata Wendi relatif lebih terjaga dan mampu bersinergi dengan pihaknya. Dimana pada saat pandemi ini, pegawai yang berpenghasilan tetap masih menerima upah. Dengan kata lain, gaji pokoknya masih tetap ada dan tidak mengganggu kelancaran pembayaran angsurannya.
Namun realitas itu, berbeda situasinya dengan sektor produktif. Sektor ini sangat terimbas sekali. Sehingga OJK mengeluarkan kebijakan relaksasi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengembalikan angsurannya ke bank. Tujuan OJK mengeluarkan kebijakan itu untuk mengurangi beban masyarakat.
“Secara umum, untuk Kantor Cabang Cibadak, porsi kredit masih dominan sektor konsumtif seperti ASN, non ASN maupun pegawai swasta,” jelasnya.
Secara umum, program pinjaman atau kredit di Kantor Cabang BPR Cibadak masih terkendali. Untuk porsi bidang konsumtif ini harus diketahui dulu pendapatan gaji bulanannya Untuk pegawai swasta, diambil 40 %. Kecuali untuk kalangan ASN,.pemberian kredit harus lebih selektif.
Lebih jauh dia mengatakan, pangsa pasar di wilayah Cibadak bagi berpenghasilan tetap kondisinya masih terjaga dengan baik. Untuk dana pihak ketiga, kepercayaan masyarakat terhadap BPR Cibadak cukup bagus. Karena pihaknya memiliki produk tabungan unggulan, seperti Tabungan Pajak Kendaraan (TAPAK) dan Tabungan Hari Raya (TAHARA) yang menjadi primadona kaum emak-emak.
Redaktur: Usep Mulyana












