JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah rumah di Kampung Babakan Pendeuy RT 05/03, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terendam banjir. Air meluap karena sungai tersumbat sampah.
Luapan juga terjadi akibat aliran sungai tidak dapat menampung derasnya air hujan disertai banjir kiriman dari Gunung Geplak. Sejumlah pemukiman di bantaran sungai terdampak banjir.
“Tadi kan datang air gunung, ketemu sama air kali jadi air kali enggak melintas. Makanya air sungai meluap masuk ke perkampungan warga, ke rumah-rumah,” Budi, warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (2/11/2021).
Budi menjelaskan luapan banjir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. “Ada yang satu meter, ada yang setengah meter tergantung ketinggian rumahnya,” jelasnya.
Menurut dia, luapan itu juga diperparah kelalaian masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Akhirnya aliran sungai kecil tersumbat oleh sampah, ditambah bambu yang terbawa dari atas gunung.
Hal sama dikatakan Hamidi. Ia mengaku terkejut saat air masuk ke rumahnya. Sebab pada saat itu dirinya sedang tertidur.
“Kejadian di rumah, air langsung masuk mendadak kursi ngambang, risbang basah kuyup,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












