Di Balik Ramainya Konser, PAD Stadion Surya Kencana Masih Rendah

Minggu, 26 April 2026 - 12:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya penyelenggaraan konser di Stadion Surya Kencana ternyata belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi secara signifikan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, mengakui bahwa kontribusi PAD dari pemanfaatan stadion tersebut masih tergolong rendah. Bahkan, untuk tahun lalu, pendapatan yang diperoleh masih jauh dari harapan.

“Untuk tahun kemarin juga masih di bawah Rp5 juta, jauh dari apa yang diharapkan,” ujarnya kepada awak media.

Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan komitmen Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang dalam visi dan misinya menargetkan peningkatan PAD melalui optimalisasi berbagai sektor, termasuk pemanfaatan fasilitas daerah.

Di sisi lain, penyelenggaraan konser kemarin di Stadion Surya Kencana juga menuai sorotan, terutama terkait kondisi fasilitas pascaacara. Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan terhadap bagian stadion yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, pihak event organizer (EO) telah melakukan pembersihan serta perbaikan di sejumlah area yang terdampak. “EO juga memperbaiki, menanam kembali rumput, bahkan beberapa bagian yang sebelumnya rusak juga ikut dibenahi,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi lapangan yang sempat berlumpur tidak lepas dari faktor cuaca. Saat konser berlangsung, hujan turun sehingga menyebabkan sebagian area tertutup lumpur.

“Hujan menjadi salah satu faktor, sehingga lapangan sempat tertutup lumpur. Namun saat ini kondisinya sudah kembali normal,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru