JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya penyelenggaraan konser di Stadion Surya Kencana ternyata belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi secara signifikan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, mengakui bahwa kontribusi PAD dari pemanfaatan stadion tersebut masih tergolong rendah. Bahkan, untuk tahun lalu, pendapatan yang diperoleh masih jauh dari harapan.
“Untuk tahun kemarin juga masih di bawah Rp5 juta, jauh dari apa yang diharapkan,” ujarnya kepada awak media.
Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan komitmen Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang dalam visi dan misinya menargetkan peningkatan PAD melalui optimalisasi berbagai sektor, termasuk pemanfaatan fasilitas daerah.
Di sisi lain, penyelenggaraan konser kemarin di Stadion Surya Kencana juga menuai sorotan, terutama terkait kondisi fasilitas pascaacara. Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan terhadap bagian stadion yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, pihak event organizer (EO) telah melakukan pembersihan serta perbaikan di sejumlah area yang terdampak. “EO juga memperbaiki, menanam kembali rumput, bahkan beberapa bagian yang sebelumnya rusak juga ikut dibenahi,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi lapangan yang sempat berlumpur tidak lepas dari faktor cuaca. Saat konser berlangsung, hujan turun sehingga menyebabkan sebagian area tertutup lumpur.
“Hujan menjadi salah satu faktor, sehingga lapangan sempat tertutup lumpur. Namun saat ini kondisinya sudah kembali normal,” pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












