TPA Cikundul Disorot, Gunungan Sampah Picu Bau Menyengat dan Keluhan Warga

Senin, 27 April 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul yang dipenuhi gunungan sampah menuai sorotan. Keluhan datang dari masyarakat, bahkan disuarakan oleh organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada 23 April.

Warga mengaku terdampak langsung akibat penumpukan sampah tersebut. Bau menyengat yang ditimbulkan disebut mengganggu aktivitas, bahkan memicu keluhan sesak napas di kalangan masyarakat Kota Sukabumi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Ayi Jamiat, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengakui adanya bau menyengat dari TPA Cikundul, meski untuk keluhan sesak napas masih perlu dipastikan lebih lanjut.

“Memang benar kondisi di TPA Cikundul menimbulkan bau menyengat. Namun untuk keluhan sesak napas, kami masih akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ujar Ayi.

DLH bersama Dinas Kesehatan berencana turun langsung ke lokasi dalam waktu dekat guna memastikan penyebab keluhan warga, apakah murni berasal dari dampak sampah atau faktor lain.

“Kami akan datang ke wilayah terdampak untuk melakukan pemeriksaan, guna mengetahui penyebab pasti dari bau dan keluhan yang dirasakan warga,” tambahnya.

Dalam upaya penanganan, DLH menerapkan metode landfill atau pengurugan tanah guna mengurangi sistem open dumping. Sampah yang telah diratakan akan ditutup tanah secara berkala setiap tujuh hari untuk meminimalkan bau.

“Penutupan sampah dilakukan secara rutin. Namun, kendala yang sempat terjadi adalah curah hujan tinggi yang membuat tanah menjadi lengket dan sulit digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, volume sampah yang masuk ke TPA Cikundul setiap hari mencapai sekitar 190 ton. Namun, yang benar-benar masuk ke TPA berkisar 110 ton, karena sebagian telah diolah terlebih dahulu menjadi residu di TPS3R.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Di Balik Ramainya Konser, PAD Stadion Surya Kencana Masih Rendah
Ironis! Dugaan Makan Bergizi Tanpa Ahli Gizi Terjadi di Palabuhanratu
Temuan Pelanggaran K3 di Proyek Jalan Gudang, Pengawasan Dipertanyakan
PMII: Wali Kota Sukabumi Lebih Pilih Diwakilkan daripada Berdialog Langsung
Kontraktor Jalan Gudang Minta Maaf, Janji Percepat Pengerjaan Usai Keluhan Omzet Toko Menurun
Inspektorat Tinjau Proyek Jalan Gudang, Temukan Kekurangan pada Pengukuran Pekerjaan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:54 WIB

TPA Cikundul Disorot, Gunungan Sampah Picu Bau Menyengat dan Keluhan Warga

Jumat, 24 April 2026 - 14:12 WIB

Ironis! Dugaan Makan Bergizi Tanpa Ahli Gizi Terjadi di Palabuhanratu

Jumat, 24 April 2026 - 10:42 WIB

Temuan Pelanggaran K3 di Proyek Jalan Gudang, Pengawasan Dipertanyakan

Kamis, 23 April 2026 - 20:25 WIB

PMII: Wali Kota Sukabumi Lebih Pilih Diwakilkan daripada Berdialog Langsung

Kamis, 23 April 2026 - 18:56 WIB

Kontraktor Jalan Gudang Minta Maaf, Janji Percepat Pengerjaan Usai Keluhan Omzet Toko Menurun

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777