Terbujuk Gaji Rp 18 Juta, Gadis di Gegerbitung Nyaris Jadi Korban Trafficking

Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – HK (16), gadis berparas cantik asal Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak dengan keluarga ditemukan di wilayah Cipanas Puncak Cianjur, Kamis (21/10/2021).

Pelajar yang masih duduk di bangku X SMK itu hilang diduga menjadi korban Human Trafficking atau penjualan manusia yang dilatarbelakangi terbujuk rayuan orang tidak dikenal di Media Sosial (Medsos).

“Anak saya hilang dari kemarin dan sudah lapor ke pihak kepolisian. Beruntung, ada temannya yang mengaku sempat komunikasi,” ujar MS (63) orang tua korban.

Ia menjelaskan, dari hasil penelusuran informasi terakhir keberadaan sang buah hatinya itu diketahui temannya melalui GPS whatsApp dan tengah berada di daerah Cipanas Puncak Cianjur.

“Kemarin malam saya bersama anggota Polsek Gegerbitung langsung berangkat dan beruntung masih bisa ditemukan,” jelas Ayah korban.

Lanjut MS, setelah situasi mereda langsung meminta penjelasan anaknya dan ia mengaku memang berawal dari tawaran kerja di restoran dengan iming-iming upah Rp 18 juta perbulannya.

“Jadi, anak saya berkenalan dengan perempuan bernama Sinta di Medsos, kemudian menawarkan pekerjaan. Tak tahu kenapa anak saya pun mau dan dijemput oleh orang tak dikenal itu di terminal Sukaraja dan dibawa ke Cipanas Puncak,” terangnya.

Masih kata dia, sebelum melaporkan kehilangan anaknya dia mencoba menghubungi anaknya namun sulit. Ternyata dari pengakuan HK ia mendapat tekanan oleh orang-orang yang membawa dan membujuknya itu sehingga tidak memberikan kabar.

“Kartu chip yang menempel di handphone dirusak dan dipotong-potong oleh mereka. Bahkan, nomor kontak yang ada di Hp pun diblokir semua dan juga kalau memegang Hp diawasi dengan ketat,” jelasnya.

Pihak keluarga menduga bahwa anaknya itu jelas menjadi percobaan Human Traficking. Dalam waktu dekat ini, keluarga akan melapor ke Unit Pelayanan Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Sukabumi Kota.

“Atas kejadia ini, kami akan mengadukan lagi ke unit PPA Polres. Yang penting anak saya sekarang sudah ketemu dalam kondisi sehat,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Percikan Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Cisolok Hangus Terbakar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:26 WIB

HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak

Berita Terbaru