RSUD R. Syamsudin, SH Sebut Pasien DBD Menurun di Masa Pandemi Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH, Kota Sukabumi, menyebut angka pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menurun di masa pendemi Covid-19 ini.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat RSUD R Syamsudin SH, dr Suprianto mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh dari Tim Surveilen dalam tiga bulan yakni, Juli sampai September angkanya masih fluktuatif tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

“Data yang tercatat pasien yang positif DBD pada Juli 12 orang, Agustus 9 orang dan September 25 orang. Sedangkan untuk bulan Oktober masih belum selesai dan laprannya nanti di awal November,” kata dr Supri kepada Jurnalsukabumi.com Kamis (21/10/2021).

Lanjut dia, kasus DBD itu penderita ada yang ringan, sedang hingga berat, pada prinsipnya DBD itu jangan sampai jatuh kepada situasi yang namanya Dengue Shock Syndrome (DSS). Dimana, beresiko dan berbahaya.

“Tapi, kalau dalam gejala ringan seperti trombosit dan leftnya normal itu masih bisa untuk konservatif dengan mengkonsumsi vitamin, makan buah-buahan, sayuran, minum air putih secukupnya dan meningkatkan kondisi daya tahan tubuh,” kata dr Supri.

Pada prinsipnya kata dia, DBD itu suatu virus. Jadi harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat terkecuali bergejala sedang hingga berat mutlak harus dibawa ke Rumah Sakit.

Dengan tibanya musim hujan, tentunya genangan-genangan air bersih yang dijadikan sarang nyamuk Aedes Aegypti betina dan Aedes Albopivtus beresiko terinfeksi virus dengue dan orang yang menderita DBD harus dijaga.

“Mulai hindari kaleng yang terbuka ke atas, yang tertimbun air sisa hujan hingga baju tergantung di kamar. Itu semua bisa juga dijadikan sarang nyamuk,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru