Kronologi Kericuhan di Kantor Desa Sukamulya Cikembar Jelang Buka Puasa

Minggu, 25 April 2021 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Video kericuhan di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi beredar di jejaring aplikasi perpesanan, Sabtu (24/4/2021). Sejumlah orang adu mulut hingga saling dorong.

Kepala Desa Sukamulya, Dudun Ibrahim, membenarkan peristiwa tersebut. Kejadiannya terjadi saat menjelang buka puasa.

Kericuhan terjadi karena adanya oknum tidak diundang. Saat itu pihak pemerintah desa setempat sedang mengadakan buka puasa bersama tokoh dan aparat wilayah.

“Keributan terjadi di Kantor Desa. Saat itu sedang ada buka puasa bersama BPD, LPM, Para Ketua RW, Tokoh Alim Ulama, Karang Taruna, dan Bumdes,” kata Dudun, kepada jurnalsukabumi.com

Dudun menceritakan kronologi kericuhan yang bermula tak lama setelah acara dibuka. Tiba-tiba oknum tersebut datang dan menanyakan ihwal pembangunan.

“Jadi oknum yang tadi datang tanpa undangan, yang dituntut mereka itu adalah masalah pembangunan. Sedangkan belum ada pembangunan,” ujarnya

Lanjut Dudun, kalau pun nanti pembangunannya sudah siap, dan pihak proyek akan melaksanakan pembangunan, Pemerintah Desa pasti akan mengundang para tokoh dan mengumumkannya terlebih dahulu.

“Kaitan nanti siapa-siapa saja yang kena garapannya, harus dipatok dulu mana yang kenanya. Inikan baru perencanaan, mau segera dilaksanakan dan harus dilakukan penataan terlebih dahulu. Tidak langsung,” bebernya

Dudun, menyayangkan kedatangan para oknum hingga terjadi kericuhan. Mereka datang dengan kondisi emosi bahkan ada yang sampai memecahkan kaca kantor desa. Terlebih kejadiannya menjelang acara buka puasa yang dibuka oleh ustad.

“Tolonglah itu dijaga jangan sampai seperti itu. Terlebih kita sedang berbuka puasa yang dibuka oleh Pak Ustadz, tiba-tiba menanyakan pembangunan. Saya sempat menjelaskan bahwa nanti saja setelah selesai acara buka puasa ini,” tuturnya.

Dudun menegaskan, yang membuat dirinya marah, mereka menanyakan masalah pembangunan di acara buka bersama dan ini bukan ranahnya tanya jawab.

“Kan masih ada waktu, besok atau lusa silahkan pertanyakan, kita terbuka, dan mereka ngotot terus. Harapan saya kondusif, tidak ada oknum serta jangan ada yang menumpangi,” ucapnya

“Untuk kedepannya saya akan bicarakan ini dengan pihal kepolisian Bhabinkamtibmas dan babinsa. Insiden seperti ini wajar-wajar saja, karena mungkin ketidak mengertian mereka, ketidak pahaman mereka. Kalau duduk sama-sama kita bahas bersama kan lebih enak,” tandas Dudun.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru