JURNALSUKABUMI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Sukabumi bakal di selenggarakan pada bulan April ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga nama Bakal Calon (Balon) kandidat sudah mulai mencuat dalam berebut kursi tahta DPD KNPI Kota Sukabumi.
Sosok leadership yang dimiliki para Balon ini tentu bakal meramaikan bursa pemilihan nanti. Ketiga nama yang digadang-gadang akan maju tersebut di antaranya, M. Sayyid Agil, Gilang Gusmana dan Nurul jaman Hadi.
Salah satu Balon DPD KNPI Kota Sukabumi, M. Sayyid Agil mengatakan, niatan mulia dirinya dalam keikutsertaan pemilihan ini tentu bukan hanya isapan jempol belaka. Sedikitnya ada berbagai impian yang bakal digarap jika terpilih nanti.
“Impian saya,Sebagai Ketua pemuda bisa bermanfaat bagi banyak orang terutama pemuda di kota Sukabumi. Tentu melalui wadah berhimpun Organisasi Kepemudaan (OKP) ini setidaknya bisa membantu dalam membangun infrastruktur kepemudaan , pengabdian serta perubahan untuk masyarakat,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (05/04/21)
Pria kelahiran Sukabumi 1 Oktober 1991 ini menjelaskan, berdasarkan kongres XV pemuda yang di selenggarakan di Bogor tahun 2018 lalu batasan usia pemimpin juga diatur dan wajib masuk kategori Perda sesuai ADRT KNPI.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2009 dan Perda Kepemudaan diatur, bahwa pemuda adalah yang berusia 17 sampai dengan 30 tahun.
“Jadi sangat jelas, secara usia saya masih masuk kategori ini. Karena pada dasarnya, KNPI perlu pemimpin sesuai dengan Perda. Sebab, KNPI merupakan mitra strategis pemerintah nantinya akan sulit melakukan komunikasi dengan stakeholder sesuai peraturan perda yang sudah ditetapkan,” kata Agil.
Selain itu, pria yang masih menjabat sebagai Ketua PK KNPI Gunungguruh ini mengaku dalam pencalonannya tersebut kian dibanjiri dukungan. Di antaranya, dari Tunas Indonesia Raya (Tidar).
“Saya berharap DPD KNPI Kota Sukabumi dengan wajah yang baru, fresh mampu mensinergikan dengan semua lapisan OKP. Apalah arti kata perkumpulan tanpa adanya kesolidan para pemuda di Kota Sukabumi,” jelas Agil.
Bahkan menurutnya sudah biasa bila terjadi Konstalasi perbedaan pendapat, ketika dirinya diberi amanah menjadi Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi bersama OKP untuk memimpin OKP yang ada di Kota Sukabumi untuk menjadi mitra pemerintah dan berkomunikasi dengan stakeholder.
“Insyaallah, dengan kepercayaan itulah yang menjadi dasar bersinerginya KNPI dengan Pemerintah,” tandasnya.
Reporter: Azis R | Redaktur: Ujang Herlan












