JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, membenarkan adanya video viral yang berdurasi empat menit melihatkan sejumlah warga menandu pasien yang sedang sakit sejauh tujuh kilometer.
Dalam video tersebut tidak hanya menceritakan pasien yang sakit. Namun kondisi jalan yang rusak pun dibeberkan, sebab akses jalan dari kedusunan Ciangrek sendiri tak bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga warga itu rela berjalan menuju puskesmas yang dituju.
“kalau kaitan video orang sakit mungkin sebenernya sudah lama, dan keadaan jalan Mekarasih Ciangrek medannya tebing dan itu adanya di kaki gunung jadi belum sempat ada pengaspalan,” kata kepala Desa Mekar Asih, Ujang Suryadi kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (30/03/21).
Menurut dia, akses jalan yang dilalui sekitar 500 jiwa ini sudah masuk perencanaan di tahun 2020, namun berhubung tersendat dengan adanya covid-19, pembangunan itu sempat diundur hingga tahun 2021 dan hingga kini masih belum menjadi prioritas skala pembangunan di desa tersebut.
“Kan rencana tahun 2020 kemarin mau diaspal melalui dana desa dikarenakan ada covid-19 jadi tertunda lagi, sebenarnya sudah musrembangdes sudah mau disalurkan akhirnya ga jadi. Di tahun 2021 terkendala lagi adanya refocusing semua anggaran dipangkas kembali,” terang Ujang.
Menurutnya, antisipasi adanya pasien yang sakit kembali, ia bakal meminta kepada puskesmas setempat untuk menetapkan bidan agar tinggal di Kedusunan tersebut, sebab dengan adanya bidan disana warga setempat yang sakit bisa diatasi tanpa harus bersusah payah membawa ke puskesmas.
“Dulu tahun 2007 sampai 2012 ada bidan desa, cuma terkait kekosongan bidan di Pustu desa akhirnya bidan yang di Ciangrek ditarik, insyaallah rencana ke Bu Kapus meminta dua bidan untuk menetap disana,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: FK Robbi












