Hardesnas 2026, Bupati Sukabumi Dorong Lahirnya Desa Inovatif dan Penguatan Potensi Ekonomi

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM –  Sebanyak 47 kepala desa dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi mengikuti peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026).

Peringatan Hardesnas tahun ini mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045” dan dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para camat, perwakilan Apdesi, Parade Nusantara, serta berbagai lembaga kemasyarakatan desa.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan bahwa desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek sekaligus ujung tombak penggerak ekonomi nasional.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui berbagai kebijakan strategis. Salah satu instrumen utama yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Koperasi ini menjadi wadah konsolidasi potensi ekonomi desa, mulai dari sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga distribusi dan pemasaran produk desa,” ujarnya.

Bupati pun meminta para kepala desa beserta jajaran terkait untuk terus mengawal percepatan pembangunan koperasi desa sebagai bentuk sinergi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia mendorong lahirnya desa-desa inovatif di Kabupaten Sukabumi, yaitu desa yang mampu membaca peluang, berani beradaptasi, serta kreatif dalam menjawab tantangan perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan bahwa peringatan Hardesnas menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional.

“Desa hari ini bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai motor penggerak pembangunan untuk negara,” katanya.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Desa Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pembangunan desa, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Sebagai bagian dari rangkaian Hardesnas 2026, kegiatan gotong royong bakti desa telah dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi beberapa hari sebelumnya. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat desa.

Pada tingkat nasional, peringatan Hardesnas 2026 dipusatkan di Boyolali, Jawa Tengah. Acara di Kabupaten Sukabumi ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Bupati kepada puluhan desa berprestasi se-Kabupaten Sukabumi.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Asep Japar Resmikan Bale Binangkiti Desa Sagaranten
Kopi Purbawati Sukabumi Jadi Ikonik Perekonomian Desa
Permudah Layanan Pajak Kendaraan, Sangkuriang P3DW Cibadak Diluncurkan
3 Tahun Tanpa Kabar, FK3I Pertanyakan Sampel Rambut Diduga Harimau dari Sukabumi
Pembangunan 28 Huntara di Lengkong Dimulai, Wabup Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak
Menyongsong Sukabumi Mubarokah, BPD se-Kecamatan Cibadak Ikuti Bimtek
Dua Desa di Cicantayan Jadi Unggulan Gelari Pelangi, Bupati Optimistis Raih Prestasi
Soal Truk Besar Melintas di Jalan Desa, Ini Kata Kades Babakanpari Cidahu!

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:05 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Resmikan Bale Binangkiti Desa Sagaranten

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:40 WIB

Kopi Purbawati Sukabumi Jadi Ikonik Perekonomian Desa

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:58 WIB

Hardesnas 2026, Bupati Sukabumi Dorong Lahirnya Desa Inovatif dan Penguatan Potensi Ekonomi

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:43 WIB

Permudah Layanan Pajak Kendaraan, Sangkuriang P3DW Cibadak Diluncurkan

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:01 WIB

3 Tahun Tanpa Kabar, FK3I Pertanyakan Sampel Rambut Diduga Harimau dari Sukabumi

Berita Terbaru