Bahas Soal BST Covid-19, HMI Cabang Sukabumi: Apakah Sudah Tepat Sasaran?

Sabtu, 13 Februari 2021 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi membuka ruang diskusi bersama Dinas Sosial (Dinsos), Kantor Pos, Akademisi dan Pengamat Sosial melalui webinar Bantuan Sosial Tunai (BST).

Kegiatan tersebut di latarbelakangi mengenai virus corona atau covid-19 serta pembahasan seputar penyaluran BST yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos), Provinsi, Pemerintah Daerah (Pemda) hingga tingkat desa.

“Salah satu alasan kami mengadakan webinar ini yaitu masih banyaknya pro dan kontra antara masyarakat luas terkait penyaluran Bansos hingga menimbulkan banyak pertanyaan,” ujar Sekretaris Umum HMI Cabang Sukabumi, Muhammad Mulki kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (13/02/2021).

Karena pada dasarnya kata dia, dampak dari kehadiran covid-19 yang sudah dirasakan satu tahun itu membuat beberapa negara, termasuk Indonesia berimbas terhadap berbagai sektor yang melemah.

“Satu di antaranya sektor ekonomi. Bahkan, solusi pemerintah hingga mengeluarkan kebijakan BST untuk meringankan beban masyarakat. Namun, yang perlu disikapi yaitu apakah sudah tepat sasaran?,” jelas Mulki yang juga Pemandu kegiatan yang digelar, Jumat (12/02/2021) itu.

Menanggapi pertanyaan itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Teja Sumirat menyatakan, bahwa kebijakan pemerintah ini meberikan manfaat yang sangat luar. Juga, terbilang sebagai solusi cepat bagi masyarakat yang terdampak covid-19.

“Kita sangat mendukung tentunya. Adapun penyaluran yang dinilai tepat sasaran atau tidaknya itu kan sesuai data yang kami terima dari tingkat desa,” sambungnya.

Terlebih, Dinsos hanya sebagai fasilitator dan menginput data yang disetorkan ke pihak Pemerintah Pusat.

“Ya, memang diakui atau tidak. Permasalah yang masih dirasakan memang ada masyarakat yang mampu tetapi masih mendapatkan. Jika dikembalikan pertanyaan kembali, yang terdampak covid-19 kan secara keseluruhan bukan masyarakat golongan bawah saja,” ulasnya.

Sementara itu, pandangan dari akademisi, Mulayawan menambahkan, persoalan bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran sebenarnya masih ada jalan ke luarnya. Diantaranya, negara mengahdirkan orang ahli IT untuk memperbaiki sistem database kependudukan, sehingga semua data masyarakat bisa diakses.

“Hari ini Indonesia sudah lama merdeka. Akan tetapi, permasalahan klasik masih berkembang yaitu tentang valisidasi data masyarakat. Padahal, seharusnya sistem database masyarakat untuk mengetahui taraf ekonomi, kerja atau tidak dan lain-lainnya sudah harus canggih,” cetusnya.

“Semoga kegiatan tersebut menjadi titik temu dan menemukan solusi yang kongkrit untu permasalah yang sudah membumi dalam Bansos tersebut dan ucapan terima kasih kepada tamu undangan, DPP KNPI yang sudah mefasilitasi kegiatan ini segenap panitia dan terkhusus kepada HMI Cabang Sukabumi yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini,” ucap Ketua Pelaksana, Jajat MS.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777