JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Beserta panitia pemungutan suara (PPS) mendatangi satu persatu pasien yang tengah menjalani rawat inap di RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (09/12/2020).
Sala satunya Calon Bupati Adjo Sardjono yang tengah terbaring sakit di ruangan isolasi Patmawati lantai dua. Selain itu teknik pencoblosannya pun berbeda, petugas hanya memberikan bantalan dan surat suara yang telah dibungkus plastik.
“Karena masih terpengaruh oleh obat penenang jadi beliau ketika mencoblos saya bangunkan dulu,” kata Agung Citra putra pertama Adjo kepada jurnalsukabumi.com.
Selain Adjo, keluarganya pun ikut memberikan pilihannya di rumah sakit. Namun, berbeda anak beserta istrinya mencoblos layaknya di TPS dengan di tutupi kardus diberikan sarung tangan plastik sekali pakai. Sebelum mencoblos, dipastikan telah mencuci tangannya menggunakan sabun.
“Total seluruh keluarga termasuk bapak yang mencoblos enam orang, dan Alhamdulillah kondisi bapak saat ini sudah membaik dan harus banyak istirahat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PPS Kelurahan Cibadak, Sofwan menambahkan, dengan seperti ini pasien yang sakit serta keluarga pasien bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Sukabumi 2020 di tempat pemungutan suara (TPS) namun harus disertakan dengan surat C5.
“Untuk para pemilih yang berada di rumah sakit, jadi awalnya memang sudah melaporkan kepada PPS terdekat,” paparnya.
Lanjut dia, PPS dan KPPS melakukan jemput bola di dua rumah sakit yang berada wilayah Cibadak. “Tidak hanya pasien yang berada di RSUD Sekarwangi saja yang menentukan hak pilihnya, namun ada juga di RS Kartika,” pungkasnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan












