Pemulihan Ekonomi, Bumdes Ini Tanam 50 Ribu Bibit Cabe Secara Tumpang Sari

Rabu, 18 November 2020 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah pandemi covid-19, berbagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat pun kian dicoba Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

Satu di antaranya, kembali melakukan uji coba pengembangan bisnis baru di bidang pertanian yaitu budidaya pembibitan cabe secara tumpang sari di wilayahnya.

Ketua Bumdes Bojonglongok, Budianto mengatakan, melalui tumpang sari atau suatu bentuk pertanaman campuran (polyculture) berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan.

“Jadi kita manfaatkan lahan yang sudah ditanam budidaya jeruk lemon jenis california ini ditambah tumpang sari sebanyak 50 ribu bibit cabe rawit,” ujarnya kepada jurnalsuakbumi.com, Rabu (18/11/2020).

Tumpang sari ini juga kata Budi, memanfaatkan lahan sekitar 2500 meter di lahan milik desa. Dengan harapan kedepan bisa membantu dan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi ini.

“Dengan cara ini, kita benar-benar memaksimalkan lahan yang ada. Terlebih, melibatkan kembali masyarakat desa khususnya warga sekitar,” kata Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gasak 46 Parakansalak itu.

Alasan lainnya, pengembangan cabe rawit ini juga di pasaran sangat prospektif secara ekonomi, sehingga memiliki pangsa pasar yang cukup tinggi. Tak hanya itu, masyarakat yang merupakan pelaku usaha ini pun secara tidak langsung akan teredukasi.

“Kita berdayakan masyarakat langsung, dari mulai penanaman sampai nanti panen. Jangan sampai seperti sekarang petani-petani kita selalu ketergantungan dengan tengkulak saja tanpa mengetahui cara memasarkannya,” jelas Budi.

Di samping itu lanjut dia, adapun bibit cabe yang sudah disiapkan sekitar 50 ribu bibit. Dan kedepannya akan melakukan pengembangan lagi di lahan desa dengan sistem sewa lahan di tanah seluas 6600 meter.

“Untuk rencana ini akan langsung digarap minggu ini insyaallah. Kedepan, selain sebagai ruang lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Juga, usaha ini tentu akan lebih prospektif kedepannya,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru