JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya warga yang meninggal di Bus Damri Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu memastikan bahwa penumpang tersebut diduga akibat serangan jantung berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Senin (21/09/20)
Humas RSUD Palabuhanratu Billy Agustian mengatakan, Pasien dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 09.00 WIB. Hasil pemeriksaan diduga serangan jantung dan tidak ada tampak bekas kekerasan pada anggota tubuhnya yang memar.
“Hasil pemeriksaan korban tidak ada memar atau bekas kekerasan. Diduga serangan jantung,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com.
Menurut Billy, pria yang meninggal di dalam bus Damri tersebut bernama Jenal (63), warga Kampung Legok Cau RT 01/13, Desa Bojongkaso, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
“Sekali lagi kami pastikan tidak ada kaitan dengan covid-19, bahkan korban sempat mau berobat,” katanya.
Bus yang ditumpangi korban saat iti hendak berangkat dari Terminal Palabuhanratu menuju Sagaranten. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, saat itu Jenal ke Palabuhanratu untuk berobat alternatif akibat sakit yang dideritanya.
“Jenal ditemukan duduk di jok bagian belakang Bus Damri bernopol D 7631 AP. Korban diketahui meninggal ketika sopir bus Damri bus hendak berangkat meninggalkan Terminal Palabuhanratu menuju Sagaranten sekitar pukul 08.30 WIB,” pungkasnya.
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi












