JURNALSUKABUMI.COM – Suara gergaji hingga dentang palu besi milik tukang bangunan ini mungkin tak terdengar terlalu jelas oleh Mak Oyoh (65) tahun warga Kampung Ciangsana RT. 01/04 Desa Sukamaluya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Yang pasti, terlihat kesibukan warga, Jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), Babinsa, Karang Taruna, hingga sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) berseragam loreng orange hitam serta relawan yang bahu membahu mendirikan rumah kesayangan milik Jompo tersebut, Minggu (13/09/2020).
Mak Oyoh yang sudah hampir 40 tahun menghuni rumah reyot berukuran 6×4 meter yang juga pendengarannya mulai terganggu ini hanya duduk tenang di gubuk kecil di dekat lokasi pembangunan dan Ia tahu betapa pedulinya masyarakat terhadap kondisinya.
“Keadaannya yang sangat memprihatinkan di tengah situasi sulit pandemi Covid 19, justru menumbuhkan kepedulian sosial dan menuai respon cepat masyarakat dari berbagai unsur,” ujar Ketua PAC Pemuda Pancasila Cikembar, Sumanto kepada jurnalsukabumi.com.
Sementara itu, Babinsa Desa Sukamulya, Serka Rusman Gani mengatakan, beliau (Mak Iyoh, red) memang sebatangkara. Terlebih, yang mirisnya lagi tidak memiliki keturunan. Sehingga, muncul lah gagasan mulia unntuk merenovasi dari hasil patungan.
“Yang terkumpul dari hasil swadaya kurang lebih dapat Rp 18 juta, dan ini juga berkat kerja keras anak-anak karang taruna Desa Sukamulya dan kekompakan unsur lainnya,” pungaksnya.
Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan













