JURNALSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Suhendra (44), seorang nelayan yang hilang di perairan pantai Karang Hawu. Pada hari kedua, pencarian ini melibatkan kurang lebih 30 personel tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, BPBD, Koramil Cisolok, HNSI, Polsek Cisolok, Balawista, Pramuka Peduli, SAR Khatulistiwa, IEA Sukabumi, keluarga korban, dan warga sekitar.
“Berdasarkan informasi dari tim yang ada di lapangan cuaca pagi tadi cukup baik dan semoga bisa bertahan sehingga tim bisa memaksimalkan upaya pencarian kemudian korban bisa segera kita temukan,” ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
Hendra menegaskan bahwa pencarian pada Kamis (03/09/2020) ini sudah dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, dengan membagi area pencarian menjadi dua search resque unit (SRU). Di mana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Perahu Jukung 01 dengan luas area pencarian mencapai 8 Nm² di sekitar lokasi kejadian.
SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 4 KM. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan unsur yang ada di lapangan termasuk Balawista, nelayan hingga warga yang ada di pesisir pantai untuk memberikan informasi apabila ada tanda-tanda dari korban.” tambah Hendra.
Sebelumnya diketahui nelayan Cisolok bernama Suhendra (44) sedang mencari benur pada Selasa (02/9/2020) pukul 01.00 WIB dengan menggunakan Perahu Anugrah 01 di sekitar Perairan Karang Hawu. Namun tiba-tiba satu jam kemudian sudah tidak terlihat lagi dan perahunya terdampar di pesisir Pantai Cipawenang, tidak jauh dari Kantor Koramil Cisolok.
Perahu korban diketahui dalam keadaan rusak dan sang nelayan tidak kunjung ditemukan di atas perahunya kemudian hingga kini masih dilakukan pencarian.
Reporter: Ruslan | Redaktur: Ujang Herlan












