JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan bendera Merah Putih hasil jahitan tangan para murid SMKS Jamiyatul Aulad dibagikan kepada pengguna jalan di Jalan Siliwangi, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026).
Aksi yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB itu membuat suasana jalan semakin semarak. Para murid berdiri di pinggir jalan dan menyerahkan bendera kepada pengendara sepeda motor, angkutan umum hingga pejalan kaki yang melintas.
Yang membuat kegiatan tersebut berbeda, bendera yang dibagikan bukan produk yang dibeli sekolah. Ratusan Merah Putih itu merupakan hasil karya murid SMKS Jamiyatul Aulad dari jurusan Desain Produksi Busana.
Bagi sekolah, keterampilan menjahit yang dipelajari di ruang praktik sengaja dibawa keluar menjadi karya yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
Kepala SMKS Jamiyatul Aulad, Andriyana, mengatakan proses pembuatan bendera tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan sekaligus upaya menanamkan rasa cinta terhadap tanah air kepada para pelajar.
“Alhamdulillah ratusan bendera yang kami bagikan merupakan hasil karya murid-murid kami di jurusan Desain Produksi Busana,” ujar Andriyana.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dua tujuan yang berjalan bersamaan. Para murid mendapatkan pengalaman mengasah kompetensi sesuai bidang keahlian, sementara hasil pekerjaannya digunakan untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan.
“Selain untuk melatih murid-murid agar lebih terampil dalam menjahit, juga menumbuhkan semangat nasionalisme yang semakin hari semakin terkikis,” katanya.
Andriyana menilai penanaman nasionalisme di kalangan pelajar tidak cukup hanya melalui pembelajaran di kelas. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kegiatan yang membuat siswa terlibat langsung.
“Hari-hari ini kita melihat bagaimana kurangnya nasionalisme yang dimiliki pelajar. Karena itulah dengan kegiatan ini kami berharap selain skill dan kompetensi, juga menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar,” tuturnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKS Jamiyatul Aulad, Herdiman, mengatakan gagasan pembagian bendera lahir dari keinginan para murid untuk mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan.
Menurutnya, aksi tersebut menjadi cara sekolah mempertemukan pembelajaran dengan kehidupan masyarakat.
“Melalui aksi sederhana ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai cinta tanah air tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga langsung di tengah masyarakat. Harapannya, semangat kemerdekaan dan kebersamaan di Palabuhanratu semakin terasa hangat,” ujarnya.
Antusiasme terlihat dari respons pengguna jalan. Sejumlah pengendara langsung memasang bendera kecil yang diterima pada spion maupun bagian depan kendaraan mereka.
Dengan cara itu, karya para murid SMKS Jamiyatul Aulad tidak berhenti di lingkungan sekolah. Bendera yang mereka jahit kemudian ikut bergerak bersama kendaraan masyarakat, menyebarkan warna Merah Putih di sepanjang Jalan Siliwangi.
“Sebelum turun ke jalan, sekolah juga menggelar upacara pengibaran bendera di lingkungan sekolah yang diikuti murid, guru dan tenaga kependidikan. Berbagai perlombaan tradisional antarkelas turut digelar untuk memperkuat kebersamaan siswa,” tandasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan OSIS serta dewan guru dan tenaga kependidikan SMKS Jamiyatul Aulad.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











