Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z

Senin, 21 September 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan pengawas SMA, SMK, dan SLB se-Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V Kota/Kabupaten Sukabumi mengikuti diskusi penguatan wawasan kebangsaan dan karakter siswa di era digital.

Kegiatan yang digelar KCD Pendidikan Wilayah V tersebut berlangsung di Gedung KCD Pendidikan Wilayah V Sukabumi, Senin (21/9/2026). Diskusi menghadirkan penggiat pendidikan dari Rumah Literasi Merah Putih, Aam Abdul Salam, S.Ag., sebagai narasumber.

Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB KCD Pendidikan Wilayah V, Iwan Setiawan, M.A., saat membuka diskusi menegaskan bahwa wawasan kebangsaan tidak boleh luntur di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Menurut Iwan, di era digital pengawas memiliki tanggung jawab yang semakin besar. Peran pengawas bukan hanya memastikan mutu pembelajaran, tetapi juga ikut mengawal pembentukan karakter dan moral siswa.

Ia menyebut perkembangan teknologi telah mengubah cara generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam berpikir, berkomunikasi, dan bergaul.

“Generasi Z hidup dengan internet sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Informasi, hiburan, hingga interaksi sosial banyak mereka dapatkan melalui media sosial,” ujar Iwan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat generasi muda rentan terpapar berbagai budaya dan nilai dari luar yang belum tentu sejalan dengan Pancasila maupun norma yang berlaku di masyarakat.

“Pengawas sebagai kepanjangan tangan pemerintah juga memiliki peran strategis dalam mengarahkan transformasi digital ke arah yang lebih positif. Kebijakan yang mendukung penguatan ketahanan digital, perlindungan data pribadi, serta regulasi terhadap konten negatif di internet perlu terus diperkuat. Dengan adanya regulasi yang jelas dan sistem pengawasan yang ketat, generasi muda dapat terhindar dari dampak negatif dunia digital yang berpotensi merusak karakter mereka,” ungkap Iwan.

Ia menambahkan, berbagai dampak perkembangan teknologi perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari kecenderungan individualistis, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, hingga persoalan adab dan karakter.

“Jika kita tidak hadir, wawasan kebangsaan akan tergerus. Ini ancaman serius bagi ketahanan nasional,” tegasnya.

Teknologi dan Penguatan Literasi Digital

Sementara itu, penggiat Rumah Literasi Merah Putih, Aam Abdul Salam, S.Ag., mengatakan salah satu tantangan yang perlu diantisipasi di era digital adalah meningkatnya kecenderungan hidup individualistis, menurunnya interaksi sosial secara langsung, serta rendahnya kesadaran terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Fenomena ini, jika tidak diantisipasi, dapat melemahkan ketahanan nasional di masa depan,” kata Aam.

Menurut Aam, teknologi pada dasarnya memberikan banyak manfaat, termasuk membuka akses terhadap pendidikan, pekerjaan digital, serta berbagai bentuk inovasi. Namun, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan literasi yang memadai.

“Teknologi sejatinya memberikan akses luas terhadap pendidikan, pekerjaan digital, dan inovasi. Namun tanpa literasi yang benar, teknologi justru dapat merusak karakter,” ujarnya.

Karena itu, Aam mendorong penguatan literasi digital secara komprehensif. Literasi digital, kata dia, tidak cukup hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga harus mencakup aspek etika dan tanggung jawab.

“Anak muda harus diajarkan memilah informasi, melawan hoaks, dan memahami dampak sosial dari setiap unggahan di media digital,” tuturnya.

Aam juga menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah sebagai benteng utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis Pancasila harus diterapkan secara nyata dalam proses pendidikan, bukan sekadar menjadi bagian pelengkap kurikulum.

Selain di lingkungan sekolah, pembentukan karakter juga perlu diperkuat melalui berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan di luar sekolah.

Program seperti pelatihan bela negara, kegiatan pramuka, serta komunitas literasi kebangsaan dinilai dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kepedulian sosial generasi muda.

Aam menegaskan, peran pengawas dan guru tidak berhenti ketika berada di lingkungan sekolah. Ketika kembali ke tengah masyarakat, mereka juga diharapkan dapat menjadi figur panutan dalam pembentukan karakter anak.

“Pengawas harus menjadi figur yang didengar masyarakat dalam urusan pembentukan karakter anak serta bersinergi dengan orang tua,” pungkas Aam.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL
Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 
Program Adiwiyata, DLH Sukabumi Bina Pelajar Lestarikan Alam
Dua Pekan Belajar Jurnalistik, PPL Mahasiswa Institut Al-Masthuriyah di Jurnal Sukabumi Resmi Ditutup
Wajib Jaga Alam dan DAS, Dewan Bayu: Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Hulu
Dari Sekolah ke Rumah, DLH Sukabumi Ingin Kebiasaan Adiwiyata Menular

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:57 WIB

Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin

Senin, 14 September 2026 - 18:56 WIB

Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Senin, 14 September 2026 - 16:09 WIB

Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini

Minggu, 13 September 2026 - 21:05 WIB

Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam