JURNALSUKABUMI.COM – Aksi nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Tidak hanya fokus pada sektor kesehatan dan kecukupan gizi masyarakat, SPPG juga bergerak bersama memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik dua warga lanjut usia (lansia) di Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak.
Kedua penerima manfaat tersebut adalah Ibu Iin (60) dan Ibu Hanah (65). Rumah mereka yang sebelumnya memprihatinkan, kini mulai direnovasi agar menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak bagi masa tua mereka.
Rumah ke-7 dan ke-8 dari Program SPPG
Aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang. Rumah milik Ibu Iin dan Ibu Hanah ini menggenapi rumah ke-7 dan ke-8 yang berhasil dibantu oleh SPPG di wilayah Kecamatan Cibadak.
Secara keseluruhan, gerakan peduli kemanusiaan ini dimotori oleh kekuatan penuh dari 20 unit SPPG yang tersebar di se-Kecamatan Cibadak. Agar bantuan benar-benar tepat sasaran, proses penentuan penerima manfaat didasarkan pada hasil verifikasi lapangan dan pendataan langsung oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibadak.
Gotong Royong Swadaya dan Sinergi Berkelanjutan
Hal yang membuat program ini kian bernilai adalah kentalnya semangat kebersamaan di lapangan. Proses pengerjaan renovasi rumah dilakukan secara swadaya dengan melibatkan warga sekitar secara aktif. Masyarakat saling bahu-membahu bersama personel SPPG untuk mempercepat pembangunan.
Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Cibadak, Kusoyudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bukanlah gerakan yang sifatnya sementara, melainkan agenda yang terstruktur matang.
“Alhamdulillah, program peduh rumah ini sebenarnya sudah bergulir sejak awal tahun dan akan terus berlanjut secara berkesinambungan bersama rekan-rekan Forkopimcam Cibadak,” ujar Kusoyudin saat memberikan keterangan.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas solidaritas yang ditunjukkan oleh semua pihak dalam menyukseskan perbaikan rumah ke-7 dan ke-8 ini.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran dan kepedulian kami di tengah masyarakat. Melalui sinergi erat dengan Forkopimcam dan semangat swadaya warga sekitar, kami bersyukur bisa membantu memperbaiki rumah Ibu Iin dan Ibu Hanah,” tuturnya.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup para lansia di sini. Gerakan kemanusiaan ini akan terus konsisten kami lakukan ke depannya,” pungkas Kusoyudin.
Dengan adanya program yang telah berjalan konsisten sejak awal tahun ini, diharapkan kemitraan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan peduli sesama.
Redaktur: Ujang Herlan












