JURNALSUKABUMI.COM – Semangat mencetak Generasi Emas 2045 digaungkan melalui langkah konkret di dunia pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi menggelar Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) tingkat SLTA se-Kabupaten Sukabumi sebagai upaya mendorong pelajar menjadi jurnalis muda yang kritis, berintegritas, dan adaptif di era digital.
Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya disinformasi di media sosial, pelajar SMA/SMK/MA dinilai perlu memiliki kemampuan literasi yang kuat. Tidak hanya menjadi konsumen informasi, generasi muda dituntut mampu memproduksi karya jurnalistik yang aktual, faktual, berimbang, dan bertanggung jawab.
Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi atau yang akrab disapa Bah Anom, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari gerakan literasi yang lebih luas.
“Tujuan kami mengadakan lomba ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi dalam mendukung kualitas generasi muda menuju Generasi Emas 2045. Kami ingin pelajar memahami dunia pers secara utuh, termasuk etika, akurasi, serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi,” ujarnya.
50 Lebih Sekolah Ikuti Sosialisasi
Sebagai tahapan awal, panitia HPN 2026 menggelar sosialisasi teknis dan tata cara lomba secara virtual melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Kantor KCD Pendidikan Wilayah V Sukabumi, Senin (2/3/2026).
Tercatat lebih dari 50 sekolah negeri dan swasta se-Kabupaten Sukabumi turut ambil bagian. Peserta sosialisasi terdiri dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, perwakilan OSIS, serta siswa yang akan menjadi delegasi lomba.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan ketentuan lomba, mulai dari tema, teknis penulisan sesuai kaidah jurnalistik, mekanisme pengumpulan karya, hingga kriteria penilaian yang meliputi orisinalitas, kedalaman data, ketajaman analisis, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Bah Anom berharap, melalui kompetisi ini lahir bibit-bibit jurnalis muda yang tidak hanya piawai merangkai kata, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian menyuarakan kebenaran.
“Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa menjadi jurnalis itu bukan sekadar menulis, tetapi membawa tanggung jawab besar terhadap publik,” tegasnya.
PPID KCD Apresiasi dan Dukung Penuh
Sementara itu, mewakili Kepala KCD Wilayah V Sukabumi, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mumuh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI Kabupaten Sukabumi yang menghadirkan ruang kreatif dan edukatif bagi pelajar.
Menurutnya, momentum HPN 2026 menjadi kesempatan strategis bagi siswa untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi gagasan lomba karya jurnalistik ini. Ini bukan sekadar mencari juara, tetapi bagaimana potensi siswa bisa digali sesuai kemampuannya masing-masing,” jelas Mumuh.
Ia juga mengimbau seluruh sekolah agar berpartisipasi aktif dengan mengirimkan perwakilan.
“Kami minta semua sekolah mengirimkan utusannya, minimal satu dan maksimal tiga siswa, baik negeri maupun swasta. Kami yakin melalui lomba ini potensi anak-anak akan semakin terasah,” tandasnya.
UMMI Siapkan Beasiswa Penuh
Kolaborasi dalam kegiatan ini turut melibatkan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Andri Moewashi Idharoel Haq, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lomba karya jurnalistik tersebut.
Sebagai bentuk komitmen, UMMI menyiapkan beasiswa penuh bagi juara 1, 2, dan 3. Para pemenang diberikan kebebasan memilih program studi apa pun hingga lulus. “Kami akan memberikan beasiswa full bagi juara 1, 2, dan 3 serta bebas memilih jurusan. Ini bagian dari komitmen kami membangun kolaborasi yang intens dengan berbagai pihak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara dunia pers dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya kritis, dan tanggung jawab sosial.
Melalui LKJ HPN 2026 ini, PWI Kabupaten Sukabumi berharap semangat literasi dan jurnalistik di kalangan pelajar semakin tumbuh. Lebih dari sekadar perlombaan, ajang ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya jurnalis-jurnalis muda Sukabumi yang siap menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Redaktur: Ujang Herlan











