Luka di Bagian Kepala, Pelajar SMP Dibacok OTK di Ciracap Sukabumi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pelajar SMP di Kabupaten Sukabumi menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) saat melintas di jalan provinsi wilayah selatan Sukabumi, Selasa (17/2/2026) dini hari.

Korban berinisial AA (15), siswa kelas 3 SMPN 2 Ciracap, warga Kampung Cibuluh, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan perkebunan kelapa Asabaland, Jalan Provinsi Surade–Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Akibat serangan brutal tersebut, AA mengalami luka bacokan senjata tajam di bagian kepala dan tangan, disertai benjolan di belakang kepala. Korban mengalami pendarahan hebat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ciracap untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa bermula saat korban dibonceng temannya sepulang menonton pertunjukan musik reggae di kawasan Ujunggenteng. Mereka pulang beriringan menggunakan dua sepeda motor menuju Kampung Selagombong, Desa Ciracap.

Di lokasi kejadian, korban dan rekannya melihat sekitar 15 sepeda motor terparkir di pinggir jalan. Para pengendara memakai helm dan diduga sudah menunggu.

“Mereka menyetop sambil berteriak kasar. Motor yang saya tumpangi berhenti, lalu sekitar empat orang langsung menendang motor sampai jatuh dan menyabetkan senjata tajam jenis celurit dan corbek,” tutur AA.

Satu motor lain yang beriringan memilih memutar balik setelah melihat kejadian tersebut. Usai melakukan pembacokan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Surade.

Teman korban yang membonceng hanya mengalami luka gores. Sementara AA yang terluka parah sempat tergeletak di jalan sebelum akhirnya ditolong dan dibawa ke puskesmas.

Mail (52), ayah korban, mengaku baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 02.00 WIB setelah mendapat kabar dari petugas puskesmas.

“Anak saya dijemput temannya malam itu katanya mau nonton musik. Saya tidak menyangka pulangnya dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Pihak keluarga memastikan akan segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Ciracap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait motif maupun identitas pelaku.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Lapas Sukabumi Gagalkan 59 Gram Sabu, Disembunyikan Pengunjung Wanita dalam Tubuh
Tol Bocimi Cibadak-Sukabumi Bakal Dibuka 13 Maret Mendatang
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergitas Bersama PWI, IJTI, AJI, dan SMSI Kawal Pemberitaan Media Siber
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:03 WIB

Lapas Sukabumi Gagalkan 59 Gram Sabu, Disembunyikan Pengunjung Wanita dalam Tubuh

Senin, 9 Maret 2026 - 16:27 WIB

Tol Bocimi Cibadak-Sukabumi Bakal Dibuka 13 Maret Mendatang

Senin, 9 Maret 2026 - 14:44 WIB

THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Berita Terbaru