Evakuasi Elang Jawa di Sukabumi: Simbol Negara Lemah Usai Tabrak Kaca Rumah Warga

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seekor elang jawa (Nisaetus bartelsi) yang menabrak kaca rumah di Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi akhirnya dievakuasi tim petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat, Senin (2/2/2026) sore.

Burung langka dengan ciri khas berjambul di kepala dan dilindungi yang dikenal sebagai simbol negara tersebut dievakuasi dari rumah relawan Jaga Satwa di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) di Kecamatan Nyalindung.

“Kondisi elang jawa masih hidup, namun masih lemah,” ungkap Polisi Kehutanan BBKSDA Jawa Barat Resor Konservasi Wilayah VI Sukabumi, Hendi Apriadi kepada awak media di kantornya, Senin petang.

“Kemungkinannya masih ada luka dalam, karena kalau dilihat secara fisik memang tidak ada luka parah,” sambung Hendi yang sebelumnya bertugas di BBKSDA Jawa Timur.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2026/02/02/elang-jawa-tabrak-kaca-rumah-di-sukabumi-dievakuasi-relawan-jaga-satwa-mengapa/

Saat ini, lanjut Hendi, elang jawa akan mendapatkan penanganan dan perawatan kesehatannya di PPSC. Hasil pemeriksaan sementara, usia elang jawa termasuk dewasa, namun jenis kelamin belum diketahui.

Rencana ke depan akan kembali dilepasliarkan, namun menunggu hasil dari penanganan di PPSC, juga selain itu ada mekanisme yang harus ditempuh.

“Harus ada penilaian perilaku satwa, menentukan lokasi pelepasliaran yang tepat, juga kandang habituasi,” jelas Hendi.

Saat ditanya kemungkinan dipindahkan ke Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) di Kabupaten Garut, Hendi mengatakan hal itu masih menunggu perkembangan kondisi satwa.

“Kalau memang memungkinkan, bisa digeser, tapi kami lihat dulu karena kondisinya saat ini sangat lemah,” kata dia.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2026/02/01/langka-elang-jawa-tabrak-kaca-rumah-warga-di-sukabumi-begini-kondisinya/

Sebelumnya diberitakan, seekor burung dilindungi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) dilaporkan menabrak kaca rumah milik Yanih di wilayah Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 10:00 WIB.

Selanjutnya pada Minggu (1/2/2026) pukul 14:00 WIB, elang jawa atas dasar koordinasi dengan petugas BBKSDA Jabar dievakuasi relawan dari Jaga Satwa untuk penyelamatan sementara di rumahnya di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru