JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi dini hari di markas Relawan Sehati Gerak Bersama yang berlokasi di Jalan Sikib, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Jumat (21/11/2025).
Insiden yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp35 juta ini langsung ditangani oleh Polres Sukabumi Kota.
Korban, Rangga Apriliansyah (19), yang sehari-hari beraktivitas di lokasi tersebut, menjelaskan bahwa motor Yamaha WR 115 miliknya hilang saat ia dan rekan-rekannya sedang beristirahat setelah seharian bekerja.
“Kami sudah tidur posisi sudah capek pulang kerja. Saya masuk markas dan memastikan semua gerbang sudah dikunci sekitar jam 10 malam,” tutur Rangga.
Pencurian baru disadari oleh rekan korban sekitar pukul 05.10 WIB. Menyadari motor sudah tidak ada dan gerbang markas terbuka, korban dan rekan-rekannya langsung bergerak cepat.
“Pas sekitar jam 5 lewat 10, teman saya bangun. Pas dilihat, motor sudah tidak ada. Gerbang juga sudah kebuka,” jelas Rangga.
“Setelah membangunkan yang lain, kami buru-buru langsung cek CCTV dan lapor ke RT. Dari CCTV, diketahui kehilangan terjadi sekitar jam 2 atau jam 3 dini hari,” sambung dia.
Kejadian ini dibenarkan oleh kepolisian. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, mengonfirmasi adanya dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi pada pukul 02.55 WIB.
“Pada hari Jumat tanggal 21 November 2025, sekira pukul 02.55 WIB, telah terjadi dugaan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana,” kata AKP Astuti Setyaningsih.
Berdasarkan data kepolisian, motor korban diambil oleh pelaku yang diduga merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu. Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp35.000.000.
AKP Astuti menambahkan bahwa aparat kepolisian langsung mengambil langkah-langkah responsif pascakejadian.
“Kami telah melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara, membuat Laporan Polisi, dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan CCTV. Saat ini, terduga pelaku masih dalam penyelidikan mendalam,” tutupnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












