Tanggap Darurat Bencana, Polisi Tekankan Sigap Cepat dan Tepat

Rabu, 5 November 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang puncak musim hujan, Polres Sukabumi memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Hal itu ditegaskan dalam apel kesiapan tanggap darurat bencana yang digelar di Lapangan Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (5/11/2025).

Apel dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Samian dan dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, serta unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama Kapolres melakukan pemeriksaan pasukan dan perlengkapan penanggulangan bencana untuk memastikan kesiapan di lapangan.

Dalam amanatnya, Kapolres Sukabumi menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa apel ini digelar serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk keseriusan Polri bersama seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman bencana alam di musim penghujan.

“Seluruh personel dan stakeholder yang terlibat harus mampu bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Samian.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan bukan hanya soal jumlah personel dan peralatan, tetapi juga soal koordinasi lintas sektor yang efektif. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, serta relawan menjadi kunci dalam mengurangi risiko dan dampak bencana.

Berdasarkan data BNPB, hingga 19 Oktober 2025 tercatat 2.606 kejadian bencana alam di Indonesia. Dari jumlah tersebut, banjir menjadi yang tertinggi (1.289 kasus), diikuti cuaca ekstrem (544), kebakaran hutan dan lahan (511), serta tanah longsor (189).

Bencana-bencana itu telah menelan 361 korban jiwa, 37 orang hilang, 615 luka-luka, dan menyebabkan lebih dari 5,2 juta warga mengungsi. Tak kurang dari 31.496 rumah dan 887 fasilitas umum dilaporkan rusak.

BMKG memperingatkan bahwa 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak diperkirakan terjadi antara November 2025 hingga Januari 2026. Fenomena La Nina yang mulai muncul November ini juga diprediksi meningkatkan intensitas curah hujan, terutama di wilayah selatan Indonesia termasuk Jawa Barat.

Kapolres menegaskan bahwa dalam menghadapi situasi darurat, kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan jiwa dan meminimalisir kerugian.

“Begitu ada laporan bencana, personel harus langsung bergerak. Tidak boleh menunggu. Kita sudah punya mekanisme quick response yang harus dijalankan,” tegasnya.

Selain kesiapan teknis, AKBP Samian juga menekankan pentingnya kesiapan psikologis dan empati personel di lapangan. Menurutnya, dalam setiap operasi kemanusiaan, Polri harus hadir dengan wajah yang menenangkan masyarakat.

“Kami tidak hanya membawa alat dan kendaraan, tapi juga membawa semangat kepedulian. Tugas utama kita bukan sekadar menolong, tapi juga menenangkan masyarakat di saat mereka kehilangan harapan,” imbuhnya.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi langkah cepat Polres Sukabumi. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi akan diperkuat, terutama di wilayah rawan bencana seperti Cisolok, Cikakak, Simpenan, dan Pelabuhanratu.

“Kita ingin memastikan seluruh perangkat di tingkat kecamatan hingga desa siap dan tanggap. Tidak ada lagi masyarakat yang lambat mendapat bantuan,” tambah Bupati.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah
Evaluasi Program MBG! Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat
DLH Sukabumi Serahkan Sertifikat ProKlim, Desa Kutajaya Raih Kategori Utama
Wabup Sukabumi Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Penanganan Stunting
Jalan Mulus, Aktivitas Lancar: Warga Ciambar Sampaikan Rasa Syukur
Pemkab Sukabumi Percepat Groundcheck Kedua untuk Reaktivasi Peserta PBI JK
MUI Kab. Sukabumi Pastikan Anggaran Gedung Aman, CV Sayaka Bakal Diputus Kontrak
Agus Mulyadi: Terpilihnya Daniel Muttaqien Adalah Momentum Kebangkitan Golkar Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:54 WIB

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah

Rabu, 15 April 2026 - 21:53 WIB

Evaluasi Program MBG! Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat

Rabu, 15 April 2026 - 14:06 WIB

DLH Sukabumi Serahkan Sertifikat ProKlim, Desa Kutajaya Raih Kategori Utama

Rabu, 15 April 2026 - 13:09 WIB

Wabup Sukabumi Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Penanganan Stunting

Selasa, 14 April 2026 - 19:17 WIB

Jalan Mulus, Aktivitas Lancar: Warga Ciambar Sampaikan Rasa Syukur

Berita Terbaru

HEADLINE

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

RAGAM

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:54 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777