JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video singkat berdurasi 49 detik yang menunjukkan perselisihan sekelompok pemuda dan disaksikan oleh anggota kepolisian serta Koramil Parungkuda viral di aplikasi pesan WhatsApp. Cekcok tersebut diduga kuat berkaitan dengan masalah proyek pembangunan di wilayah Desa Babakanjaya.
Kapolsek Parungkuda, Kompol Aah Hermawan, saat dikonfirmasi oleh Jurnal Sukabumi, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, perselisihan itu melibatkan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Pemerintah Desa Babakanjaya.
”Iya betul ada sedikit permasalahan masalah proyek dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) di Wilayah Desa Babakanjaya. Kejadiannya beberapa waktu yang lalu,” ungkap Kompol Aah Hermawan, Rabu (15/10/2025).
Meskipun demikian, Kapolsek menegaskan bahwa tidak ada laporan resmi yang diajukan ke Polsek Parungkuda terkait insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, perselisihan bermula saat sejumlah pekerja tengah melaksanakan kegiatan pembangunan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di area perumahan. Situasi memanas ketika Kepala Desa datang untuk melakukan peninjauan, yang kemudian disusul perdebatan antara Kades dengan salah satu pekerja.
Kompol Aah Hermawan menjelaskan bahwa inti masalahnya adalah kesalahpahaman antara pihak desa dan ormas.
”Kesalahpahaman dan setelah awal saya mediasi, mediasi kedua di ruang kepala desa, saya tidak tau lagi, sepertinya selesai,” pungkasnya, mengindikasikan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai setelah dilakukan mediasi.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












