Naik Via Jalur Ilegal, Dua Pendaki Remaja Tersesat di Gunung Gede

Senin, 29 September 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua pendaki remaja, Darel dan Amar (keduanya 15 tahun), berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan setelah hilang selama belasan jam di kawasan Gunung Gede, Sukabumi.

Kedua siswa SMK tersebut memulai pendakian nekat pada Sabtu (27/9/2025) dini hari melalui Jalur Selabintana. Mereka diketahui sengaja memasuki jalur ilegal (terlarang), yang disinyalir menjadi pemicu utama mereka tersesat.

Setelah memulai pendakian pada pukul 00.00 WIB, pihak keluarga mulai cemas karena tidak ada kabar.

Kekasih Darel yang sempat berkomunikasi dengan korban sebelum sinyal hilang, mendorong keluarga segera melapor ke Kantor Resort TNGGP Selabintana pada sore harinya.

Menurut Adji, relawan dari Volunteer Panthera, tim gabungan (terdiri dari relawan, petugas TNGGP, dan keluarga) langsung bergerak cepat memulai operasi pencarian pada pukul 19.00 WIB.

Pencarian intensif berakhir setelah tiga setengah jam. Darel dan Amar ditemukan pada pukul 22.30 WIB. Keduanya ditemukan tertidur pulas di bawah satu-satunya pohon puspa terbesar di area sebelum Simpang Gondrong.

“Ketemu dalam kondisi tidur dengan kondisi aman,” ujar Adji, Minggu (28/9/2025).

Dikonfirmasi, kedua remaja ini sudah kehilangan jejak jalur sejak pukul 10.00 WIB. Selain itu, mereka mengaku sempat mengalami kejadian mistis di tengah hutan sebelum memutuskan untuk berdiam di tempat.

Meskipun tersesat lama, kondisi fisik keduanya saat ditemukan dalam keadaan sehat dan sadar. Mereka segera dievakuasi ke Kantor Resor PTN Selabintana untuk pemulihan, dan dijemput oleh keluarga pada Minggu (28/9/2025) pagi pukul 08.00 WIB.

Menanggapi insiden ini, pihak relawan memberikan imbauan keras kepada calon pendaki.

“Jalur terlarang sangat berbahaya dan berisiko bisa kesasar. Mohon jangan pernah coba memasuki jalur ilegal mana pun,” tutup Adji.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terbaru