JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah siswa SMK di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dilarikan ke rumah sakit diduga keracunan makanan bergizi gratis (MBG).
Salah seorang orangtua siswa berinisial T menceritakan bagaimana kondisi anaknya memburuk secara tiba-tiba.
“Saya pulang kerja, anak saya sudah merasa perutnya sakit dan mual. Awalnya mau dibawa ke bidan desa, tapi disarankan untuk dirujuk ke klinik Polres. Setelah ditangani, anak merasa sesak napas sehingga langsung dibawa ke RSUD. Alhamdulillah sekarang agak membaik, tapi perutnya masih sakit kalau disentuh,” ujar T.
Menurut informasi, kejadian bermula pada Rabu (24/9) sekitar pukul 10.00 WIB saat seluruh siswa menerima jatah makanan MBG berupa menu spaghetti, tahu, nugget, ikan marlin, tumis acar (jagung, wortel, buncis), dan buah jeruk.
Sekitar pukul 12.00 WIB, saat jam istirahat kedua, mulai banyak siswa yang mengeluh pusing, mual, dan sakit perut.
Guru kemudian segera melaporkan kondisi tersebut kepada pihak penyedia MBG. MBG yang diterima para siswa tersebut berasal dari SPPG tidak jauh dari sekolah tersebut.
Data sementara menyebutkan, sedikitnya 7 orang menjadi korban, terdiri dari 5 siswa dan 2 guru. Para korban lebih dulu ditangani di klinik Polres Sukabumi, sebelum sebagian dirujuk ke RSUD Palabuhanratu.
Sementara itu, orang tua berharap ada evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami berharap ada pengawasan lebih ketat. Kasihan anak-anak kalau sampai jadi korban hanya karena makanan yang harusnya bergizi,” tambahnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












