JURNALSUKABUMI.COM – Pantai Cimaja, Kecamatan Cikakak, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Festival Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2025 resmi digelar dengan dukungan penuh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi. Ajang bergengsi ini tidak hanya menghadirkan kompetisi surfing kelas dunia, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155.
Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyebutkan bahwa event ini telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya dan kini semakin mengakar sebagai kalender pariwisata tahunan.
“Acara surfing Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2025 ini istimewa karena digelar berbarengan dengan perayaan HJKS ke-155. Bahkan pembukaannya juga dirangkaikan dengan program Sukabumi Ngabumi. Jadi selain olahraga, acara ini juga menjadi pesta budaya dan pariwisata Sukabumi,” ujar Sendi.
Pantai Cimaja sudah lama dikenal para peselancar dunia karena ombaknya yang konsisten dan menantang. Dengan statusnya sebagai spot surfing internasional, kehadiran festival ini semakin memperkuat citra Sukabumi sebagai destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.
Sendi menegaskan, manfaat ajang ini tak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga memberi dampak nyata pada ekonomi kreatif, kuliner, penginapan, hingga produk-produk lokal.
“Event ini membuka peluang ekonomi sekaligus memperkuat branding Sukabumi di mata dunia,” jelasnya.
Lebih dari sekadar hiburan dan promosi wisata, kompetisi surfing ini juga menjadi wadah penting dalam pembinaan atlet muda. Kabupaten Sukabumi sendiri telah melahirkan peselancar berbakat yang mampu tampil di kancah internasional.
“Kita ingin ajang ini melahirkan atlet-atlet surfing baru dari Sukabumi yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia. Jadi selain pariwisata, ini juga tentang prestasi olahraga,” tambah Sendi.
Dispar Kabupaten Sukabumi berkomitmen menjaga konsistensi penyelenggaraan event ini agar setiap tahun semakin besar gaungnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami ingin Sukabumi dikenal luas bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga melalui event-event berkelas dunia. Festival ini adalah salah satu pintu menuju Indonesia Emas 2045 melalui pariwisata dan olahraga,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












