Puncak Satia, Wisata Alam Baru di Sukabumi Sajikan Keasrian Pinus dan View Gunung Gede

Minggu, 15 Juni 2025 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ingin menikmati udara segar pegunungan dengan suasana yang masih alami dan tenang? Cobalah berkunjung ke Puncak Satia, destinasi wisata alam baru yang terletak di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Resmi dibuka untuk umum sejak Maret 2025, Puncak Satia hadir dari inisiatif Reni Mulyani dan keluarganya. Awalnya, tempat ini hanya dimanfaatkan sebagai tempat istirahat pribadi. Namun seiring meningkatnya kunjungan dari kerabat dan teman, muncullah ide untuk menjadikannya destinasi terbuka.

“Tadinya hanya tempat singgah, tapi karena sering dikunjungi, akhirnya kami putuskan untuk dibuka sebagai wisata umum,” kata Reni, Minggu (15/6/2025).

Daya tarik utama Puncak Satia adalah panorama alam yang sejuk dan asri, dengan latar hutan pinus yang tetap dipertahankan kealamiannya. Suasananya cocok untuk healing dan melepas penat dari rutinitas.

“Kami usung konsep kembali ke alam. Bangunan di sini pun dibuat tidak permanen, agar tetap harmonis dengan lingkungan sekitar,” ujar Reni.

Dari titik pandang tertentu, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Gunung Gede dan Gunung Salak, serta city light yang memukau saat malam tiba.

Berjarak sekitar satu jam dari pusat Kota Sukabumi, akses menuju lokasi cukup mudah baik dengan mobil maupun sepeda motor. Tempat ini juga strategis karena berada tak jauh dari wilayah selatan Kabupaten Cianjur.

Wisatawan tak hanya berasal dari Sukabumi, tapi juga dari Purabaya, Sagaranteh, Takokak, dan sekitarnya.

Untuk kenyamanan, Puncak Satia menyediakan fasilitas seperti: Kafe sederhana, Area camping, Hammock santai, Toilet & mushola, Area karaoke, Tempat parkir luas.

“Untuk camping wajib reservasi dulu, bisa lewat Instagram @puncaksatia,” jelas Reni.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Korve Jalur Palabuhanratu–Cisolok, DLH: Upaya Jaga Kualitas Lingkungan
Bikin Ngiler! Bakso Ikan Rumput Laut Rika di Karangtengah Cibadak, Lezat dan Sehat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:50 WIB

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:35 WIB

Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli

Berita Terbaru