Komitmen DP3A Dampingi Psikologi Terhadap Korban Pelecehan di Simpenan

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menanggapi serius kasus dugaan pelecehan seksual di Kecamatan Simpenan, yang menimpa korban dan pelaku masih berstatus pelajar di bawah umur.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki menyatakan keprihatinannya terhadap kejadian itu. Menurutnya, insiden ini tidak hanya menyayat hati, tetapi juga menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan dan pembinaan yang lebih kuat terhadap anak-anak.

“Kemarin kami sudah mendapatkan laporan dari Pak Camat Simpenan. Kita terus terang sangat prihatin dan miris melihat kejadian tersebut, karena baik pelaku maupun korban merupakan sesama anak di bawah umur,” kata Eki, Selasa (03/06/2025).

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, DP3A akan segera melakukan langkah nyata. Eki menegaskan penanganan terhadap kasus anak tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi. Menurutnya, perlindungan anak adalah tugas bersama.

“InsyaAllah besok akan mengirimkan tim bersama psikolog klinis, mengadakan pendampingan dan penjangkauan ke keluarga, baik keluarga korban maupun keluarga pelaku,” jelasnya.

“Bukan hanya tugas DP3A, tapi semua pihak, terutama keluarga, sekolah, lingkungan, dan lain sebagainya,” tambah dia.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Jangan sampai terulang kasus-kasus seperti ini. Pendidikan, terutama agama, tetap harus kita lakukan. Kemudian pengawasan dan pembinaan dari orang tua, baik korban maupun pelaku harus ikut menjaga,” tegas Eki.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah remaja laki-laki berusia belasan tahun diduga melakukan pelecehan seksual terhadap teman perempuannya. Peristiwa yang baru terungkap ke publik ini terjadi di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/05/2025) lalu.

Para terduga pelaku yang berjumlah empat orang dan korban adalah pelajar SMP di sekolah yang sama. Sebelum beraksi, keempat terduga pelaku sempat mencekoki korban dengan minuman keras atau miras dan melakukan penganiayaan.

Pihak keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi pada Rabu, 28 Mei 2025.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DP3A Sukabumi Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pastikan Pendampingan Korban
Sidang Praperadilan Ditolak, PN Cibadak Nyatakan Proses Hukum Polres Sukabumi Sah
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
DP3A Sukabumi Dampingi Santriwati Korban Kekerasan, Utamakan Pemulihan dan Perlindungan
Polisi Buru Oknum Pimpinan Ponpes di Cantayan, Laskar Fisabilillah Desak Percepatan Kasus
Sikat Habis Gratifikasi, Kajari Kabupaten Sukabumi: “Main Setoran, Karier Selesai!”
Sukabumi Darurat Asusila! Tiga Tokoh Pers: Jangan Kejar Tayang, Patuhi KEJ dan PPRA!

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:10 WIB

DP3A Sukabumi Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pastikan Pendampingan Korban

Selasa, 21 April 2026 - 16:01 WIB

Sidang Praperadilan Ditolak, PN Cibadak Nyatakan Proses Hukum Polres Sukabumi Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 21:29 WIB

Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok

Sabtu, 11 April 2026 - 19:32 WIB

Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu

Senin, 6 April 2026 - 22:50 WIB

DP3A Sukabumi Dampingi Santriwati Korban Kekerasan, Utamakan Pemulihan dan Perlindungan

Berita Terbaru

OPINI

Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:43 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777